Liga 1 2019
SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming TV Online Indosiar PSS Sleman vs Madura United, via Vidio.com
SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming TV Online Indosiar PSS Sleman vs Madura United, Akses Sini
Rasiman selaku pelatih tim berjuluk Laskar Sappeh Kerrab tersebut mengusung misi revans dalam laga nanti.
Sang pelatih menganggap tiga poin yang telah direnggut di Madura harus sebisanya dikembalikan kembali pada laga nanti.
“Putaran pertama, kami kalah di kandang sendiri, di depan suporter kami sendiri. Mereka bisa curi satu gol di babak kedua, saya ingat itu," ujar Rasiman melalui situs resmi klub.
"Maka, madura (United) datang ke sana ini balas dan ambil poin yang sudah mereka ambil di Madura,” tegasnya.
Slamet Nurcahyo dan kawan-kawan memiliki motivasi, karena Madura United pernah menjungkalkan PSS Sleman di venue Piala Presiden 2019 kemarin dengan dua gol tanpa balas.
“Motivasinya tentu kemengan kami di situ, di Piala Presiden (2019) kemarin. Kami langsung bisa menang 2-0. Tapi, saya yakin mereka sekarang sudah lebih kuat lagi dari yang turnamen itu,” sambungnya.
Meskipun memiliki pengalaman menang di kandang tim arahan Seto Nurdianto itu, ia tetap memperingatkan tim asuhnya karena dukungan suporter tim tuan rumah yang cukup fanatik, dikhawatirkan bisa mempengaruhi performa timnya.
Dengan begitu, dia menghimbau rekan satu timnya untuk menyiapkan tekanan moril.
“Suporternya besar, kami harus antisiapsi itu. Kami harus main lebih baik, tenang, jangan terburu-buru, harus bisa dapat poin dari sana,” pungkasnya.
Baca: NONTON SEKARANG Live Streaming PSS Sleman vs Madura United Live TV Online Vidio.com Akses Di Sini
Dalam lawatannya ke kandang PSS, Rasiman memboyong 21 pemain, tidak seperti biasanya ia hanya membawa 18 pemain.
Langkah tersebut, disebut termasuk strategi tim dimana tim tuan rumah tidak akan mampu menebak, siapa saja dalam 18 skuad yang akan ma-suk line-up pada laga tersebut.
“Tentu sangat menguntungkan ya bagi kami, soalnya bisa PSS (Sleman) harus menganalisa tiga pemain yang tidak ma-suk skuad yang mana,” ucap Rasiman.
Hanya satu yang tidak diboyong, yakni Satria Tama Hardianto. Pasalnya, sang penjaga gawang andalan itu akan men-jalani pengukuhan sebagai sarjana jurusan Administrasi Negara di Surabaya, Sabtu (28/9/2019).

Kondisi tersebut, berbeda dengan laga sebelumnya, karena Asep Berlian dan Syahrian Abimanyu harus absen lantaran jalani hukuman akumulasi kartu kuning.
“Satria sudah izin ke kami, so-alnya dia wisuda Sabtu, sebelum lawan PSS. Jadi sebagai gantinya, kami membawa (Muhammad) Ridwan dan juga tentunya Ridho (Djazulie),” sambungnya.