Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Puncak Musim Kemarau, Polsek Bungaya Ingatkan Warga Bahaya Kebakaran Hutan

Sejauh ini Polsek jajaran Polres Gowa mengintensifkan kegiatan pencegahan kebakaran hutan dengan melakukan pemasangan spanduk.

Tayang:
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Syamsul Bahri
Polsek Bungaya
Spanduk peringatan Polsek Bungaya kepada warga untuk mewaspadai kebakaran hutan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Aparat Polsek Bungaya Kabupaten Gowa mengimbau masyarakat setempat kiranya waspada terhadap potensi kebakaran hutan.

Kapolsek Bungaya AKP Misbahuddin menuturkan kemarau panjang saat ini sangat berpotensi terhadap kebakaran.

Warga Palopo Kompak Tandatangani Petisi Anti Anarkistis

Dosen Fikom UMI Gelar Pelatihan SIMRS di Maros

Wapres Jusuf Kalla Cukur di New York di Sela Sidang Umum PBB, Sang Cucu Bocorkan Berapa RI 2 Bayar

Inilah Pernyataan Sikap ACT terhadap Peristiwa Kemanusiaan di Wamena

Matangkan Persiapan Laga Liga 3 Sulsel, Panitia Askab PSSI Sidrap Grup G Liga Gelar Rapat

Menurutnya, musim kemarau panjang telah mengakibatkan banyak dahan dan pohon di hutan yang kering.

Hal itu dinilai berpotensi menjadi pemicu terjadinya kebakaran di hutan dan lahan.

"Jika itu terjadi tentu dapat menggangu ekosistem lingkungan dan kehidupan flora dan fauna," katanya kepada Tribun, Minggu (29/9/2019).

Sejauh ini Polsek jajaran Polres Gowa mengintensifkan kegiatan pencegahan kebakaran hutan dengan melakukan pemasangan spanduk.

Spantuk itu bertuliskan "Stop Membakar Lahan dan hutan". Spanduk itu dipasang di Pertigaan Jl.Poros Malakaji - Sapaya, Jl.Poros Jenebatu - Malino, Kecamatan Bungaya.

Spanduk peringatan Polsek Bungaya kepada warga untuk mewaspadai kebakaran hutan.
Spanduk peringatan Polsek Bungaya kepada warga untuk mewaspadai kebakaran hutan. (Polsek Bungaya)

Pemasangan spanduk di lakukan sebagai imbauan untuk menjaga kemungkinan dampak buruk musim kemarau yang panjang

Diharapkan dengan adanya spanduk yang terpasang dapat dijadikan peringatan bagi warga untuk dapat mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

"Kami memasang banner dan spanduk dengan tujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat, untuk bersama-sama melawan pembakaran hutan dan lahan," terangnya.

"Mari bersama-sama untuk tidak membakar hutan dan lahan, serta kita jaga kelangsungan hidup Flora dan fauna serta jaga kelestarian hutan," tandas Misbahuddin. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Warga Palopo Kompak Tandatangani Petisi Anti Anarkistis

Dosen Fikom UMI Gelar Pelatihan SIMRS di Maros

Wapres Jusuf Kalla Cukur di New York di Sela Sidang Umum PBB, Sang Cucu Bocorkan Berapa RI 2 Bayar

Inilah Pernyataan Sikap ACT terhadap Peristiwa Kemanusiaan di Wamena

Matangkan Persiapan Laga Liga 3 Sulsel, Panitia Askab PSSI Sidrap Grup G Liga Gelar Rapat

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved