Kementan: Perkuat Pendekatan Multisektoral Wujudkan Indonesia Bebas Rabies
Pencegahan serta pengendalian rabies menjadi masalah bersama yang memerlukan pendekatan multisektoral untuk penanganannya
Lanjut Anung menambahkan fokus pemerintah perlu ditujukan pada vaksinasi anjing, khususnya anjing liar. Selain tentu saja, terus berkampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya rabies.
Masyarakat perlu bertanggung jawab dengan anjing mereka untuk mencegah terjadinya gigitan pada manusia dan mengetahui apa yang harus dilakukan jika terjadi gigitan.
“Kesadaran publik dan edukasi menjadi elemen penting untuk menyukseskan program pengendalian penyakit rabies,” tuturnya.
Upaya Pencegahan dan Pengendalian Rabies di NTB
Ketut mengungkapkan upaya Ditjen PKH Kementan mendukung kegiatan pencegahan di Propinsi NTB, dengan memberikan bantuan vaksin rabies sebanyak 16.000 dosis vaksin Rabies yang didistribusikan ke Dompu, Sumbawa, dan Bima.
Selain itu, untuk kegiatan mendukung WRD 2019 ini ditambah 2.000 dosis vaksin rabies, sterilisasi untuk kucing sebanyak 200 ekor, melaksanakan sosialisasi bahaya rabies kepada anak sekolah dasar di Kota Mataram serta masyarakat pecinta anjing dan kucing, dan promosi tentang rabies di radio dan kanal public serta telah melatih sebanyak 70 petugas vaksinator di Propinsi NTB.
“Gencarnya upaya sosialisasi dan pemahaman tentang bahaya Rabies kepada masyarakat, diharapkan penyebaran virus rabies dapat dihentikan yang pada akhirnya target Indonesia bebas rabies akan tercapai,” harap Ketut.
Sementara Itu Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah menyampaikan NTB terdiri dari 2 pulau besar yakni Pulau Lombok berstatus daerah bebas Rabies dan Pulau sumbawa telah tertular diantaranya di Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Sumbawa.
Zulkieflimansyah menyatakan, pihaknya merasa senang dapat berkolaborasi dengan Kementerian terkait dan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait bahaya rabies.
“Selain mengedukasi masyarakat terhadap bahaya rabies, momen peringatan hari rabies sedunia juga hendaknya dapat dimanfaatkan untuk meningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam kesiapsiagaan, deteksi dan menanggulangi zoonosis juga sangat penting,”kata Zulkiefli.(*)
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/hari-rabies-sedunia-kementan-2.jpg)