Kementan Percepat Investasi, Naik Tajam 150,7 Persen
Investasi dan ekspor merupakan pendorong uatama pertrumbuhan ekonomi nasional.
Ketiga, pengembangan infrastruktur yang tidak sinkron dengan kegiatan investasi. Dan, keempat, tenaga kerja yang kurang terampil dan produktivitasnya yang rendah.
Oleh karena itu, Kuntoro menyatakan, atas arahan Presiden Jokowi, Menteri Pertanian berupaya keras mengatasi kendala-kendala itu dengan solusi yang tepat.
Untuk mengatasi masalah per izinan, Kementan menyediakan fasilitas izin induk operasional, dengan ketentuan kewajiban pemenuhan persyaratan dilakukan setelah kegiatan usaha berjalan dan terus meningkatkan transparansi kepastian waktu dan biaya proses perizinan.
"Untuk mengatasi masalah NSPK, Kementerian Pertanian telah menyediakan online single submission (OSS), dan penyeragaman NSPK antara pusat dan daerah," ujarnya.
"Selanjutnya, untuk mengatasi masalah infrastruktur, Kementerian Pertanian berusaha menyediakan infrasturktur utama secara tepat waktu dan sesuai dengan fungsinya," pinta Kuntoro.
Sedangkan solusi untuk mengatasi persoalan tenaga keraja, beber Kuntoro, Kementan berupaya menyiapkan tenaga kerja terampil melalui penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan vokasi.
Selain itu, Kementan juga menciptakan program-program terobosan untuk percepatan investasi.
Selain menciptakan layanan OSS tadi, Kementan juga melakukan sistem pengembangan investasi terintegrasi dengan sektor pendukung lainnya, melakukan pengembangan sistem pendidikan dan pelatihan vokasi, juga terus berupaya menyediakan fasilitas yang makin mempermudah proses investasi.
"Dengan berbagai program terobosan itu, investasi di sektor pangan dan pertanian akan terus meningkat mencapai target yang telah ditetapkan," sebut Kuntoro.
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kementan-menciptakan-program-program-terobosan.jpg)