Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wiki

Sebut Aksi Mahasiswa Ditunggangi, Siapa Soleman Ponto?

Sebut Aksi Mahasiswa Ditunggangi, Siapa Soleman Ponto? Soleman Ponto angkat bicara terkait aksi mahasiswa, Senin hingga Selasa (23-24/9/2019).

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Suryana Anas
TRIBUNNEWS/FRANSISKUS ADHIYUDA
Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Soleman B Ponto dalam diskusi 'telaah gerakan #2019gantipresiden dari perspektif ancaman negara' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9/2018). 

Sebut Aksi Mahasiswa Ditunggangi, Siapa Soleman Ponto?

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Soleman Ponto angkat bicara terkait aksi mahasiswa yang terjadi pada Senin hingga Selasa (23-24/9/2019).

Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) ini, mengungkapkan bahwa aksi tersebut ditunggangi oleh kelompok politik tertentu.

"Sangat benar, saya kira sudah tahu lah orang-orangnya," ujarnya dilansir dari kanal Youtube Metrotvnews melalui Tribun Palu.

Dilansir dari Tribun Palu, lebih lanjut Soleman menunjukkan sejumlah contoh yang menunjukkan kebenaran adanya kepentingan lain dari aksi mahasiswa tersebut.

Dalam sebuah acara, ketika sedang membicarakan tentang Undang-Undang narasumber yang datang bukan lah dari orang yang paham tentang hukum.

Hal tersebut menurutnya dapat menjadi bukti bahwa adanya kepentingan lain dari aksi mahasiswa.

"Dari mana bisa kita bilang sangat benar, ILC tadi malam itu sangat kelihatan, ketika datang perwakilan mahasiswa kita bicara Undang-Undang yang datang bukan orang Fakultas Hukum," ujarnya.

"Ketika bicara pasal, pasalnya dia tidak tahu," imbuhnya.

Tak hanya itu ia juga menuturkan bahwa sejumlah orang sudah mulai menyusup ke kampus-kampus.

"Saya kira sudah menyusup sampai ke dalam kampus, kenapa buktinya perwakilan yang masuk ke ILC tadi malam bukan orang hukum dan belum pernah membaca pasalnya, artinya yang masuk di kepalanya ini kan bisikan," tuturnya.

Ketika kepentingan politik sudah mulai menyasar ke intitusi pendidikan aka hal ini bisa membahayakan untuk pendidikan di Indonesia.

"Itulah bahayanya sekarang sampai intitusi pendidikan sudah masuk dan itu sudah kelihatan," ujarnya.

Menkumham Yasonna Laoly Tuding Aksi Mahasiswa Ditunggangi Pihak Tertentu

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly menilai bahwa aksi mahasiswa menolak pengesahan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP), Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, dan sejumlah undang-undang ditunggangi pihak tertentu.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved