Kesan Mahasiswa Singapore Usai KKN di Kabupaten Gowa
Usai melakukan Learning Expres atau KKN singkat, tidak sedikit yang ingin kembali bertemu masyarakat setempat. Khususnya di Kelurahan Cikoro, Kecamata
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Sejumlah Mahasiswa Singapore Polytechnic mengaku sangat menyukai suasana kehidupan masyarakat di Kabupaten Gowa.
Usai melakukan Learning Expres atau KKN singkat, tidak sedikit yang ingin kembali bertemu masyarakat setempat. Khususnya di Kelurahan Cikoro, Kecamatan Tompobulu.
Jenderal Moeldoko Panggil Ketua BEM UGM Atiatul Muqtadir Bos Lalu Tertawa, Najwa Shihab Saksinya
Selain PDIP, Wabup Maros Juga Berburu Rekomendasi Calon Bupati di Partai Golkar
VIDEO: Pelantikan Anggota DPRD Sulbar Periode 2019-2024
Lama Bungkam, Atta Halilintar Akhirnya Buka Suara Soal Berhubungan Intim dengan Bebby Fey
Jadwal Tanding 7 Wakil Indonesia di Perempat Final Korea Open 2019, Marcus/Kevin vs Fajar/Rian
Salah satu Mahasiwa Singapore Polytechnic Rei Wong Si Qi, mengatakan sejak menginjakkan kaki di tempat tersebut, dirinya disambut antusias masyarakat.
Ia mengaku merasakan keramahan warga di daerah Cikoro Kecamatan Tompobulu.
Selain itu, dirinya mengungkapkan selama empat hari tiga malam tinggal dirumah warga, kekeluargaan sangat tampak meskipun baru kenal.
Apalagi semua alat yang digunakan sangat manual sehingga mengajarkannya lebih mandiri lagi.
Ia juga memperoleh semangat membuat inovasi yang berhubungan dengan hasil pertanian disini.
"Kekeluargaan sangat terasa," ucapnya di Rujab Bupati Gowa, dalam rilis yang diterima Tribun, Jumat (27/9/2019).
"Mengenai tugas kami, saya pribadi sudah memikirkan untuk membuat penyiraman air di kebun kol tanpa harus masyarakat capek lagi mengangkat secara manual," imbuhnya melanjutkan.
Meskipun dirinya kesulitan berkomunikasi dengan masyarakat setempat, namun karena berkolaborasi dan didampingi dengan mahasiswa Unismuh Makassar semua tampak mudah.
Olehnya dirinya berharap, suatu saat jika diberi kesempatan ke Gowa dirinya orang pertama yang akan mengatakan setuju.
Pasalnya Rei sangat menyukai suasana kekeluargaannya ditambah makanannya salah satunya perkedel dicampur dengan sambel tomat asli.
"Wow tentunya mau sekali, terutama ke Cikoro untuk cobain masakan warga di sana," harapnya.
Mahasiswa Singapore lainnya, Muhammad Farhan juga merasakan hal yang sama.
Ia menilai masyarakat Kabupaten Gowa sangat ramah. Bahkan ia masih ingin lebih lama lagi tinggal di Cikoro.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/singapore-polytechnic-rei-wong-si-qi.jpg)