Karhutla Terus Meluas di Mebali, Kapolres Tana Toraja Joki Water Canon
Api kebakaran hutan rakyat itu terus meluas hingga ke pinggir jalan raya atau jalan poros Tana Toraja-Enrekang.
Penulis: Risnawati M | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tana Toraja, AKBP Julianto P Sirait turut memadamkan api pada kebakaran hutan lahan (Karhutla) di Kelurahan Mebali, Kecamatan Mengkendek, Rabu (25/9/2019) malam.
Api kebakaran hutan rakyat itu terus meluas hingga ke pinggir jalan raya atau jalan poros Tana Toraja-Enrekang.
VIDEO: Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Enrekang Unjuk Rasa Tolak RUU KPK di Kantor DPRD
Dinilai Tak Transparan, Sapma Pemuda Pencasila Demo BPN Luwu Utara
Sudah 6 Kali Mantan Bupati Obednego Jadi Anggota Dewan, Janji Perjuangkan Jalan Rusak di Mamasa
Mahasiswi Penjaskesrek STKIP YPUP Makassar Lolos seleksi PSM Makassar Putri
Smartphone Rp 1 Jutaan Xiaomi Redmi 8A Meluncur, Ini Spesifikasi Lengkap dan Unboxing
Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae juga turut hadir di lokasi kebakaran.
Satu unit kendaraan taktis atau water canon milik Polres Tana Toraja diturunkan memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kelurahan Mebali.
AKBP Julianto P Sirait mengatakan, kendaraan taktis memiliki teknologi penyemprot air bertekanan tinggi, digunakan memadamkan kobaran api yang berada dekat jalan raya.
"Kendaraan khusus digunakan menghalau kerumunan massa itu cukup efektif memadamkan kobaran api cukup besar di hutan maupun lahan," ucap Julianto, Kamis (26/9/2019) sore.
Hingga malam dini hari, sebanyak 30 orang tim Karhutla Tana Toraja masih berada dalam hutan memadamkan titik api di wilayah Baba Ba.
Kapolres AKBP Julianto P Sirait menjelaskan, puluhan personel memadamkan api dan memastikan api betul padam bahkan aparat siap tidur dalam hutan karena kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian serius pemerintah.
Bersama tim Karhutla Tana Toraja, terdiri dari TNI-Polri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Pemadam Kebakaran (Damkar) dipimpin AKBP Julianto P Sirait juga turut berusaha memadamkan api dengan menaiki mobil woter canon dan menjadi joki.
"Ini merupakan bukti keseriusan memadamkan titik api dan mempersempit kebakaran hutan dan lahan," ungkapnya.
Julianto berharap pemerintah daerah Tana Toraja melalui dinas dan instansi terkait serta elemen masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda bahkan rekan media dapat berperan aktif memerangi Karhutla, karena dampaknya tidak hanya dirasakan manusia tapi makhluk hidup dan lingkungan. (*)
Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17
Mahasiswa Unjuk Rasa Tolak RUU KPK, KUHP dan Pertanahan, DPRD Toraja Utara Dukung
Sekitar ratusan mahasiswa berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Toraja Utara, Kecamatan Rantepao, Kamis (26/9/2019) siang.
Aksi ratusan mahasiswa berasal dari Forum Pemuda dan Mahasiswa Peduli Rakyat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/lahan-terbakar-di-kelurahan-mabali.jpg)