Dioperasi, Mahasiswa Korban Demo di Palopo Terkendala Biaya Perawatan Rumah Sakit

Mahasiswa Teknik Sipil ini menjadi korban saat demo ricuh yang melibatkan mahasiswa dan aparat kepolisian.

Dioperasi, Mahasiswa Korban Demo di Palopo Terkendala Biaya Perawatan Rumah Sakit
hamdan/tribunpalopo.com
Mahasiswa Universitas Andi Djemme (Unanda) Dodi Irawan, masih terbaring lemah di Rumah Sakit Atmedika, Kota Palopo, Rabu (25/9/2019). 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Mahasiswa Universitas Andi Djemme (Unanda) Dodi Irawan, masih terbaring lemah di Rumah Sakit Atmedika, Kota Palopo, Rabu (25/9/2019).

Mahasiswa Teknik Sipil ini menjadi korban saat demo ricuh yang melibatkan mahasiswa dan aparat kepolisian.

Tangan kanannya harus dioperasi karena terkena sesuatu yang diduga letusan gas air mata.

Singgung Asap, Komentar Menggelitik Rocky Gerung Trisakti Rencana Beri Gelar Jokowi Putra Reformasi

Marc Klok Cedera Lagi, Bakal Turun Lawan Persipura?

Ratih Magasari Singkarru Berharap Kemajuan Argotourism Indonesia

Saat dikunjungi TribunPalopo.Com, Dodi mengaku, saat itu kondisi sedang ramai. Tiba-tiba sesuatu mengenai tangan kanannya.

"Tangan saya bocor. Keluar banyak darah, saya menyelamatkan diri lalu ke rumah sakit menggunakan ojek," jelasnya.

Saat ini Dodi dan keluarganya terkendala biaya perawatan rumah sakit.

Karena tidak ditanggung BPJS Kesehatan Dodi harus membayar Rp 7 hingga 10 juta lebih untuk biaya operasinya.

Saat dikonfimasi, Waka Polres Palopo Ade Noho mengatakan,kemarin pihaknya telah membesuk mahasiswa tersebut.

Namun untuk bantuan, pihaknya tidak bisa membantu, dikarena ada beberapa Polisi yang juga menjadi korban sehingga memerlukan biaya.

Singgung Asap, Komentar Menggelitik Rocky Gerung Trisakti Rencana Beri Gelar Jokowi Putra Reformasi

Marc Klok Cedera Lagi, Bakal Turun Lawan Persipura?

Ratih Magasari Singkarru Berharap Kemajuan Argotourism Indonesia

"Kita tidak bisa menanggung biaya mahasiswa. Soalnya kita juga mengalami banyak kerugian materil. Apalagi ada polisi juga yang harus dioperasi," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, demo mahasiswa menolak revisi KUHP, UU KPK berakhir ricuh.

Satu unit motor Polisi dibakar oleh mahasiswa. Beberapa polisi dan mahasiswa juga harus dilarikan ke rumah sakit.

Laporan Wartawan TribunPalopo. Com, @hamdansoeharto_

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved