Murni Djamaluddin Iqbal Harap Masyarakat Makassar Konsumsi Makanan Sehat

Digelar Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, di Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Sabtu (21/09/2019).

Murni Djamaluddin Iqbal Harap Masyarakat Makassar Konsumsi Makanan Sehat
Humas Pemkot Makassar
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Makassar Murni Djamaluddin Iqbal, membuka secara resmi lomba Cipta Menu yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, di Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Sabtu (21/09/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Makassar Murni Djamaluddin Iqbal, membuka lomba Cipta Menu.

Digelar Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, di Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Sabtu (21/09/2019).

Lomba ini diikuti oleh Kelompak Wanita Tani (KWT) se-Kota Makassar, yang menyajikan berbagai kuliner dengan penganekaragaman pangan, sebagai upaya meningkatkankan ketersediaan pangan yang berbasis lokal.

Gerry Salim Gantikan Posisi Dimas Ekky di Moto2 Aragon, Kok Bisa? Ini Penyebabnya, dan Profilnya

Polisi Usut Kasus Peluru Nyasar Ibu Hamil di Makassar, Proyektil Diuji Labfor

Penyanyi Belanda Emma Heesters Cover Lagu Hanya Rindu dari Andmesh Kamaleng, Ini Profilnya

Murni Djamaluddin Iqbal menyampaikan apresiasinya, atas kinerja Dinas Ketahanan Pangan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kota Makassar karena terus berupaya untuk mewujudkan berbagai pangan lokal yang sehat untuk masyarakat.

"Hal ini sebagai penguatan UKM (Usaha Kecil Menengah) berbasis lokal, masyarakat membutuhkan makanan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman," ujar Murni Djamaluddin Iqbal.

Berbagai pangan pengganti beras seperti talas, umbi-umbian, jagung, menjadi sumber karbohidrat yang baik untuk dikonsumsi untuk keberagaman menu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Sri Sulsilawati mengatakan Kelompok Wanita Tani yang ada di kota Makassar, kini telah mencapai tahap mandiri, selama pembinaan kurang lebih 3 tahun lamanya.

"Yang terpenting adalah proses pelibatan masyarakat, mengubah pola pikir mereka, yang awalnya bukan petani kini menjadi petani," katanya.

"Dan kini mampu berorientasi pada peningkatan perekonomian keluarga," ujar Sri Sulsilawati.

Gerry Salim Gantikan Posisi Dimas Ekky di Moto2 Aragon, Kok Bisa? Ini Penyebabnya, dan Profilnya

Polisi Usut Kasus Peluru Nyasar Ibu Hamil di Makassar, Proyektil Diuji Labfor

Penyanyi Belanda Emma Heesters Cover Lagu Hanya Rindu dari Andmesh Kamaleng, Ini Profilnya

Canangkan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan

Halaman
12
Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved