International Black Phanter Karate Indonesia Bagian Timur Bakal Gelar Reuni

Alumni atau karateka International Black Phanter Karate Indonesia Bagian Timur, bakal menggelar reuni Maret 2020 mendatang.

International Black Phanter Karate Indonesia Bagian Timur Bakal Gelar Reuni
muslimin emba/tribun-timur.com
Sekretaris Umum Internasional Black Panter Karate Indonesia, Kordinator Indonesia Timur, Agus Ambo Djetta (51) (kiri) saat ditemui di Warkop 69 Jl Tupai, Makassar, Jumat (20/9/2019) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Alumni atau karateka International Black Phanter Karate Indonesia Bagian Timur, bakal menggelar reuni Maret 2020 mendatang.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Umum Internasional Black Panter Karate Indonesia, Kordinator Indonesia Timur, Agus Ambo Djetta (51) saat ditemui di Warkop 69 Jl Tupai, Makassar, Jumat (20/9/2019) sore.

Berbeda dengan Hatta, KASN Sebut Lutfie dan Jumras Dicopot Tak Sesuai Prosedur

Tak Punya Biaya, Korban Luka Bakar Asal Tompobulu Maros Butuh Bantuan

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming TV Online RCTI Timnas U16 Indonesia vs Brunei Akses Disini via HP

Namun, untuk lokasi dan waktu tepatnya, kata Agus, pihaknya belum dapat menentukan lantaran masih harus berembuk untuk menyesuaikan waktu luang para alumni atau karateka.

"Sekarang ini masih sebatas rencana, karena kita masih harus menyesuaikan waktu luar para karateka yang masing-masing punya kesibukan. Namun kita targetkan pada bulan tiga (maret) 2020 ?mendatang," kata Agus.

Dala reuni itu, kata Agus, bakal diisi dengan kegiatan ziarah ke makam salah satu pendiri atau pencetus hadirnya Internatoon Black Phanter Karate Indonesia di Sulsel, almarhum Ambo Djetta.

Hal itu didasari atas niatan untuk mengenang perjuangan Ambo Dhetta dalam mengahadirkan dan mengembangkan International Blac Phanter Karate Indonesia di Sulsel.

"Haji Ambo Djetta ini merupakan pendiri International Black Phanter Karate Indonesia di Sulsel. Beliau salah satu orang pertama di Sulsel yang mengenalkan seni bela diri International Black Phanter di Makassar pada tahun 1975 dari total 12 pendiri kala itu," ujar Agus yang juga putra Ambo Djetta.

Ia pun berharap, agar reuni itu nantinya dapat dihadiri seluruh keluarga International Black Phanter yang ada di Indonesia, khususnya bagian timur Indonesia.

Berbeda dengan Hatta, KASN Sebut Lutfie dan Jumras Dicopot Tak Sesuai Prosedur

Tak Punya Biaya, Korban Luka Bakar Asal Tompobulu Maros Butuh Bantuan

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming TV Online RCTI Timnas U16 Indonesia vs Brunei Akses Disini via HP

"Yang sudah tidak aktif itu da ribuan karateka. Yang aktif sampai sekarang sekitar 500 orang yang tersebar di tingkat SMP, SMA, perguruan tinggi dan isntansi," jelasnya.

Di Sulsel sendiri kata Agus, International Blac Phanter Indonesia saat ini memiliki 19 unit yang tersebar.

14 unit di Kota Makassar, tuga di Mamuju, satu di Palopo, dan satu di Barru.(tribun-timur.com).

Laporan wartawan tribun-timur.com, Muslimin Emba.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved