Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Setahun Sudah Tiga Kali Bahan Peledak Ditemukan Petani di Gowa

Dari hasil pemeriksaan polisi, 47 butir peluru itu ternyata masih aktif. Jenisnya adalah peluru senjata api kaliber 76 X 45 mm.

Tayang:
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Ansar
Humas Polres Gowa
Kapolsek Tombolopao Kabupaten Gowa Iptu Jamarang memimpin proses sterilisasi TKP dan mengamankan amunisi yang tertanam dalam kebun warga. 

TRIBUN-GOWA.COM, SUNGGUMINASA - Seorang petani menemukan 47 butir peluru senjata api aktif di Dusun Erelembang, Desa Erelembang Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa, Sabtu (14/9/2019).

Dari hasil pemeriksaan polisi, 47 butir peluru itu ternyata masih aktif. Jenisnya adalah peluru senjata api kaliber 76 X 45 mm.

Polres Gowa menduga, temuan 47 butir peluru tersebut merupakan sisa-sisa perang dunia II yang telah tertimbun selama puluhan tahun.

Temuan bahan peledak tersebut bukan kali pertama terjadi dalam kurun waktu setahun.

Tribun Gowa.com mencatat, sebanyak tiga kali bahan peledak ditemukan di Kabupaten Butta Bersejarah ini. Berikut rangkumannya.

Live Streaming TV Online RCTI Timnas U-16 Indonesia vs Kepulauan Mariana, Tonton via HP Tanpa Buffer

Kamrussamad: Ketum Hipmi Baru Harus Siap Hadapi Tantangan Berat

Golkar Tunda Penetapan Ketua Sementara DPRD Sulsel

1. Dua Granat Aktif di Pallangga

Seorang petani bernama Jafar Daeng Tunru (60) menemukan dua benda mirip granat dalam pematang sawah, Senin (10/12/2018) lalu.

Pematang sawah tersebut berlokasi di Dusun Kunjungmange Desa Panakukang Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa.

Saat itu Jafar Daeng Tunru hendak menanam pisang. Tiba-tiba cangkulnya menemukan dua buah benda mencurigakan saat di dalam tanah.

Benda tersebut dalam kondisi berkarat dan terbungkus tanah.

Daeng Tunru pun melaporkan penemuan tersebut kepada petugas TNI setempat.

Babinsa Koramil 1409-05/Pallangga yang tiba langsung mengamankan dua benda mencurigakan tersebut. Ia membawanya ke Markas Komando Kodim 1409/Gowa, Jl Sultan Hasanuddin Gowa.

Setelah diidentifikasi, benda tersebut rupanya betul adalah granat. Petugas pun menyerahkan
bahan peledak itu ke Gudang Munisi Daerah untuk diamankan.

Dandim 1409/Gowa Letkol Arh Nur Subekhi mengatakan, penemuan senjata, bahan peledak ataupun amunisi memang beberapa kali terjadi di wilayah Gowa.

Ia khawatir, jika senjata, bahan peledak ataupun amunisi yang ditemukan masih aktif dan berpotensi meledak.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved