Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tim Pemerintah Pusat Ungkap Kebakaran Sampah TPA Tamangapa Lama Gegara Hal Ini

Ishak Andi Kunna mengatakan, metode pemadaman melalui pemadaman langsung ke titik api di bawah permukaan material limbah sampah.

Tayang:
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Ansar
abdiwan/tribuntimur.com
Siswa menggunakan masker saat mengikuti Penilaian Tengah Semester (PTS) Ganjil di SMP Islam Athirah 2 Makassar Bukit Baruga Jl. Raya Baruga Makassar, Senin (16/9). Pihak sekolah terpaksa menerapkan penggunaan masker untuk para siswa di kawasan sekolah agar terhindar dari penyakit saluran pernapasan akibat kebakaran sampah di TPA Antang yang terjadi pada Minggu (15/9).Kemarin. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Manggala Agni Daerah Operasi Gowa Balai Pengendalian Perubahan Iklim Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sulawesi turun tangan mengatasi kebakaran sampah.

Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (17/9/2019).

"Kami masih melakukan upaya pemadaman di TPA Antang bersama Damkar Kota Makassar dan pihak terkait lainnya," kata Kepala Manggala Agni Daerah Operasi Gowa PPIKHL Sulawesi, Ishak Andi Kunna.

Ishak Andi Kunna mengatakan, metode pemadaman melalui pemadaman langsung ke titik api di bawah permukaan material limbah sampah.

Amido Balde Cedera, Pelatih PSM Siapkan Ezra Walian Hadapi Tira Persikabo

Elza Syarief Damai dengan Melaney Ricardo, Ungkap Perkataan Hotman Paris, VIDEO

Update Jelang Persija Jakarta vs Bali United, Kabar Gembira Rachmad Hidayat Siap Bungkam Bali United

"Memang agak susah padam karena yang terjadi kebakaran bawah, jadi api tidak nampak di permukaan, yang nampak adalah asap," katanya.

Ia mengatakan prosesnya agak lama karena kedalaman api bisa mencapai satu meter di bawah permukaan.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan juga sudah menurunkan alat pendeteksi kualitas udara.

Sementara itu, Pemerintah Kota Makassar masih berjuang untuk memadamkan titik api. Selain itu, petugas kelurahan membagikan masker di berbagai titik di Makassar. Tadi pagi, asap sampah sampai ke Balaikota Makassar, Jl Ahmad Yani dan Jl AP Pettarani.

Khusus Pemerintah Kota Makassar, tim sudah mengerahkan sejumlah SKPD terkait mengatasi terbakarnya TPA Antang beserta dampak yang menyertainya.

Sejak hari pertama munculnya titik api yang menyebar di Blok B - C - A4 hingga A1 TPA Antang, Minggu (15/9/2019) sekira pukul 13.30 Wita hingga Senin (16/9/2019) pukul 04.55 Wita.

Amido Balde Cedera, Pelatih PSM Siapkan Ezra Walian Hadapi Tira Persikabo

Elza Syarief Damai dengan Melaney Ricardo, Ungkap Perkataan Hotman Paris, VIDEO

Update Jelang Persija Jakarta vs Bali United, Kabar Gembira Rachmad Hidayat Siap Bungkam Bali United

Sejumlah pimpinan SKPD terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, dan camat Manggala berada di lokasi kebakaran.

Dinas Pemadam Kebakaran menurunkan 75 personel di hari pertama, dan 30 personel di hari ke dua.

Dinas Pemadam Kebakaran juga mengerahkan 14 unit water suplay yang bolak balik ke sumber air IPA Nipa - Nipa, 4 armada penembak ditempatkan di 4 titik, dan 1 armada pengisap ditempatkan di sumber air Nipa - Nipa untuk memadamkan api.

"Terjadinya titik api susulan di lokasi TPA memungkinkan terjadi, dikarenakan dasar dari tumpukan sampah mengandung gas metan yang dipicu dengan suhu panas di atas 37°c sehingga dapat menyebabkan titik api," kata Kadis Pemadam Kebakaran Taufik Rachman, Selasa (17/9/2019).

Agar api tidak menyebar, Dinas Lingkungan Hidup Daerah melakukan langkah preventif dengan membuat talud sepanjang batas Blok B sampai A1 untuk memutus mata rantai titik api dengan menyiram secara terus menerus.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved