Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Serunya ILC TV One Tadi Malam, Karni Ilyas Diancam Wakil Ketua KPK Jika Tak Setujui Hal Ini, VIDEO

Tak biasanya, Karni Ilyas mendapat ancaman ini di acara Talkshownya ILC TV One, Selasa (10/9/2019). Sosok presenter yang dikenal tegas dan mampu meng

Editor: Rasni
Tribunnews
Serunya ILC TV One Tadi Malam, Karni Ilyas Diancam Wakil Ketua KPK Jika Tak Setujui Hal Ini, VIDEO 

Serunya ILC TV One Tadi Malam, Karni Ilyas Diancam Wakil Ketua KPK Jika Tak Setujui Hal Ini, Video

TRIBUN-TIMUR.COM - Tak biasanya, Karni Ilyas mendapat ancaman ini di acara Talkshownya ILC TV One, Selasa (10/9/2019).

Sosok presenter yang dikenal tegas dan mampu menghadapi semua narasumbernya ini malah mendapat 'ancaman' ini jika tak memenuhi permintaan narasumber yang satu ini. 

Ternyata pelakunya Wakil Ketua KPK Saut Situmorang

Saut Situmoraang meminta agar ucapannya disetujui terlebih dahulu sebelum mengomentari tentang Revisi Undang Undang ( RUU) No.32/2002 KPK.

Dalam diskusi yang mengangkat tema 'KPK Mau Diperkuat atau Diperlemah?, dikutip TribunWow.com dari tv One live, Selasa (10/9/2019), dia mengancam bisa saja memutuskan teleconfrence yang tesambung.

Dicerai Ahok, Lihat Cara Veronica Tan Cari Uang Kini, Ekspresinya Layani Pelanggan

Video Panas Warga Sumedang Berhubungan Badan sama Selingkuhan, Kronologi Video 3 Menit & Kasur Merah

Kabar Buruk Elza Syarief Usai Berseteru dengan Nikita Mirzani di Hotman Paris Show Terus Memanas

Kok bisa? Cek selengkapnya di sini: 

Mulanya, presenter ILC, Karni Ilyas menyapa Saut Situmorang dan menyebutnya tiba-tiba tampil dengan suara lantang di tv.

 

"Agak suprise juga dengan Pak Saut yang enggak bicara lama tiba-tiba muncul di tv, apalagi di ILC, tiba-tiba muncul di tengah masyarakat dengan suaranya yang kencang," ujar Karni Ilyas.

Karni Ilyas lantas bertanya mengenai alasan KPK menolak rencana RUU KPK dan menyebutnya melemahkan KPK itu sendiri.

"Pro dan kontra bahwa ini melemahkan KPK, tapi di DPR ini justru menguatkan KPK, lha sebagai pimpinan KPK yang ikut memprotes RUU tersebut, saya ingin tahu apa alasannya bahwa ini akan melemahkan KPK di masa depan?," tanya Karni Ilyas.

Dicerai Ahok, Lihat Cara Veronica Tan Cari Uang Kini, Ekspresinya Layani Pelanggan

Video Panas Warga Sumedang Berhubungan Badan sama Selingkuhan, Kronologi Video 3 Menit & Kasur Merah

Kabar Buruk Elza Syarief Usai Berseteru dengan Nikita Mirzani di Hotman Paris Show Terus Memanas

 

Saut Situmorang yang dihubungi via video call, sebelum memberitahukan alasannya, tiba-tiba meminta terlebih dahulu agar ucapannya disetujui oleh seluruh yang hadir di studio dan termasuk Karni Ilyas.

Bahkan ia juga mengancam akan menutup komunikasi jika ucapannya tak disetujui.

"Ya sebelum saya mulai, kita semua harus sepakat dulu ya, kalau enggak sepakat, saya matiin, pertama kita harus sepakat dulu. Pak Karni harus bilang sepakat nih kalau saya selesai ngomong," ungkap Saut Situmorang.

"Bahwa kita harus sepakat dulu, seluruh Indonesia, stakeholder, penegak hukum, masyarakat, swasta bahwa korupsi adalah extraordinary crime (kejahatan luar biasa)," paparnya.

"Sepakat enggak nih? Kalau enggak gue tutup nih?," ujarnya.

Karni Ilyas yang mendengar ucapan itu pun tertawa.

"Kalau itu sepakat lah," jawab Karni Ilyas tertawa.

"Sepakat, keren," kata Saut Situmorang kembali.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Indonesia Lawyers Club (ILC). Pembawa acara ILC, Karni Ilyas mengaku kaget saat melihat Saut berapi-api saat menolak revisi UU KPK.
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Indonesia Lawyers Club (ILC). Pembawa acara ILC, Karni Ilyas mengaku kaget saat melihat Saut berapi-api saat menolak revisi UU KPK. (YouTube tvOneNews)

Saut Situmorang lantas menyinggung perihal prolegnas (Program Legislasi Nasional) di tahun 2015-2019 yang di dalamnya juga memuat RUU KPK.

Diketahui Prolegnas merupakan instrumen perencanaan pembentukan peraturan perundang-undangan, tingkat pusat yang memuat skala prioritas Program Legislasi Jangka Menengah dan Tahunan.

"Ada Prolegnas, itu tahun 2015-2019 ada sekitar 63 undang-undang itu, di nomor urut 63 itu rencana undang-undang KPK yang isinya sama lah, yang dewan pengawas dan seterusnya itu ya, penyadapan penyidik dari polisi dan sebagainya, itu diprolegnas itu ada naskah akademik di depannya," jelasnya.

"Karena kemarin juga ada sebutan orang meninggal diadili segala macam, itu baru satu kasus. Enggak karena satu kasus itu secara keseluruhan KPK rusak," ungkapnya.

Saut Situmorang kemudian membahas perihal visi Prolegnas.

"Kedua, di dalam prolegnas 2015-2019 itu disebutkan itu visinya adalah pembangunan penegakan hukum, dengan kualitas penegakan hukum untuk mendukung daya saing perekonomian nasional. Lantas di dalamnya ada salah satu undang-undang KPK," jelas Saut Situmorang.

Dicerai Ahok, Lihat Cara Veronica Tan Cari Uang Kini, Ekspresinya Layani Pelanggan

Video Panas Warga Sumedang Berhubungan Badan sama Selingkuhan, Kronologi Video 3 Menit & Kasur Merah

Kabar Buruk Elza Syarief Usai Berseteru dengan Nikita Mirzani di Hotman Paris Show Terus Memanas

Ia menyoroti mengenai komitmen visi misi Prolegnas dengan kondisi Indeks Persepsi Korupsi atau Corruption Perceptions Index (CPI) Indonesia.

"Apakah kalau kita bicara daya saing perekonomian nasional dan seterusnya seterusnya, dengan tingkat indeks persepsi korupsi yang 38 persen itu, di 9 lembaga yang menilainya, di sana perilaku kita diukur. Apakah kita komit dengan visi misi itu?," tanyanya.

Saut Situmorang kemudian menuturkan KPK pada Februari 2016 pernah dikirim draf oleh DPR tentang Prolegnas tersebut.

"Sekitar Febuari 2016, DPR kirim surat ke KPK, kami juga mendapat bahan itu, apa yang harus di revisi."

"Kami ngirim surat resmi ke DPR sekitar Febuari 2016 itu juga, bahwa kami berkesimpulan, draf yang diberikan itu tidak bisa kami terima dengan catatan bahwa undang-undang ini, sudah cukup kalau kita bicara visi misi, prolegnas 2015-2019 itu," pungkasnya.

Lihat videonya dari awal:

Sementara itu, KPK melalui situs resminya, kpk.go.id, Selasa (10/9/2019), memberikan 10 persoalan Draf RUU KPK.

  1. Independensi KPK terancam
  2. Penyadapan dipersulit dan dibatasi
  3. Pembentukan Dewan Pengawas yang dipilih oleh DPR
  4. Sumber penyelidik dan penyidik dibatas
  5. Penuntutan perkara korupsi harus koordinasi dengan Kejaksaan Agung
  6. Perkara yang mendapat perhatian masyarakat tidak lagi menjadi kriteria
  7. Kewenangan pengambilalihan perkara di penuntutan dipangkas
  8. Kewenangan-kewenangan strategis pada proses penuntutan dihilangkan
  9. KPK berwenang menghentikan penyidikan dan penuntutan
  10. Kewenangan KPK untuk mengelola pelaporan dan pemeriksaan LHKPN dipangkas

Perjalanan RUU KPK

Diketahui sebelumnya, rencana revisi UU KPK sempat mencuat pada 2017 lalu, dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com, Selasa (10/9/2019).

Akan tetapi rencana itu ditunda karena mendapat penolakan keras dari kalangan masyarat sipil pegiat antikorupsi.

Hal ini karena mereka menilai poin-poin perubahan dalam UU tersebut akan melemahkan KPK.

Dan dalam Rapat Paripurna pada Kamis (5/9/2019), revisi UU KPK kembali mencuat dan disepakati semua fraksi di DPR.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga disebutkan telah membaca draft revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dicerai Ahok, Lihat Cara Veronica Tan Cari Uang Kini, Ekspresinya Layani Pelanggan

Video Panas Warga Sumedang Berhubungan Badan sama Selingkuhan, Kronologi Video 3 Menit & Kasur Merah

Kabar Buruk Elza Syarief Usai Berseteru dengan Nikita Mirzani di Hotman Paris Show Terus Memanas

Jokowi lantas meminta Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly, untuk mempelajari naskah revisi UU KPK yang diusulkan DPR.

"Saya diberikan draf revisi UU KPK untuk saya pelajari, itu saja dulu. Kami akan pelajari dulu. Kami lihat nanti seperti apa," ujar Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/9/2019).

Hingga Selasa (10/9/2019), draft RUU KPK itu masih diperhitungkan dan belum dikirim ke DPR terkait hasilnya.

Setelah di ILC TV One, Sherly Annavita Kembali Kritik Kebijakan Pemerintah Jokowi Kali Ini soal BPJS

Setelah di ILC TV One, Sherly Annavita Kembali Kritik Kebijakan Pemerintah Jokowi Kali Ini soal BPJS

Sherly Annavita kembali menyoroti kebijakan pemerintahan Jokowi.

Kali ini membahas BPJS dan BUMN nyaris bangkrut.

Di ILC TV One Kritik Jokowi soal Ibu Kota Pindah, Kini Dia Soroti Utang BPJS dan BUMN Bangkrut

Sherly Annavita kembali menyampaikan kritik terhadap kebijakan Pemerintahan Jokowi yang memindahkan Ibu Kota RI Jakarta ke Pulau Kalimantan. 

Kali ini Sherly Annavita mengaitkannya dengan BPJS dan BUMN yang bangkrut.

Dicerai Ahok, Lihat Cara Veronica Tan Cari Uang Kini, Ekspresinya Layani Pelanggan

Video Panas Warga Sumedang Berhubungan Badan sama Selingkuhan, Kronologi Video 3 Menit & Kasur Merah

Kabar Buruk Elza Syarief Usai Berseteru dengan Nikita Mirzani di Hotman Paris Show Terus Memanas

Pernah tampil di ILC TV One bersama Rocky Gerung, Sherly Annavita kembali mengkritik kebijakan Presiden Jokowi tentang bu kota pindah ke Kalimantan.

Presiden Jokowi sudah mengumumpkan ibu kota Indonesia di Kalimantan Timur.

Kebijakan Jokowi sebelumnya pernah dikritik Sherly Annavita saat satu panggung dengan Rocky Gerung di Indonesia Lawyer Club (ILC).

Terbaru, Sherly Annavita kembali mengkritik kebijakan pemindahan ibu kota negara.

Melalui akun instagramnya, Minggu (8/9/2019), ia mempertanyakan apakah ibu kota pindah hal yang mendesak, padahal masih ada persoalan lain seperti BPJS dan banyak BUMN diambang bankrut.

Pemerintah sudah bulat menaikkan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan sebesar 100 persen untuk menutup defisit JKN.

Menurut Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, kenaikan iuran itu akan dilakukan mulai 1 Januari 2020. Namun, ini berlaku hanya untuk kelas I dan kelas II.

"Yang kelas I kelas II mulai 1 Januari 2020 jadi Rp 160.000 dan Rp 110.000 sehingga kami bisa sosialisasi untuk masyarakat," ujarnya seusai rapat kerja dengan DPR, Jakarta, Senin (3/9/2019).

Sementara itu, kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk kelas III masih ditunda setelah Komisi IX dan XI DPR menolak usulan itu.

DPR meminta pemerintah melakukan pembersihan data sebab terjadi karut-marut data.

Selain itu kenaikan iuran BPJS Kesehatan kelas III juga dinilai akan membebani masyarakat bawah.

Meski begitu, ucapnya, keputusan kenaikan iuran BPJS Kesehatan masih haru menunggu restu presiden melalui peraturan presiden.

Kenaikan tarif BPJS itulah yang membuat Sherly lontarkan kritikan melalui instagram.

"APAKAH PINDAH IBUKOTA HAL PALING MENDESAK?

Sementara ada banyak hal lain yang lebih mendesak untuk ditangani. Seperti pengangguran, lapangan kerja yang sangat dibutuhkan, honorer, pembayaran BPJS dan BUMN yang banyak diantaranya diambang kebangkrutan karena lilitan hutang.

Bagaimana pendapat teman-teman?," tulisanya.

Dalam tulisan di akun instagramnya Sherly juga mengunggah rekaman dirinya ketika tampil di ILC TVOne beberapa waktu lalu.

Saat itu Sherly Annavita tampil sepanggung dengan Rocky Gerung, Maruar Sirait, dan Tsmara Amany.

Dengan tegas gadis asal Aceh itu mengkritik kebijakan Presiden Jokowi yang memindahkan ibu kota.

Beberapa jam sebelumnya, Sherly juga mengunggah kritikan soal alasan pemindahan ibu kota.

Ia menuliskan apakah benar ibu kota dipindah ke Kalimantan karena pemerataan pembangunan.

Di sisi lain, ia justru menganalisa dari aspek keamanan terkait letak geografis Pulau Kalimantan yang dekat Malaysia dan Filipina.

BENARKAH ALASANNYA PEMERATAAN PEMBANGUNAN?

Banyak Provinsi lain yang lebih tertinggal dari Kalimantan Timur tentu akan merasa mereka lebih berhak untuk dipilih menjadi tempat Ibukota
apabila alasannya demi pemerataan pembangunan.

Karena alasan lain dipilihnya Kalimantan Timur sebagai daerah bebas gempa juga tidak terbukti.

Apabila alasan lainnya adalah karena Kaltim berada ditengah-tengah Indonesia itu juga tentu menjadi pertanyaan, karena justru malah lebih mendekati ke wilayah negara lain semisal Malaysia dan Philippines (akan lebih berbahaya andaikata kedepan terjadi kondisi perang).

Bagaimana pendapat teman-teman?

Mari berpendapat dengan bahasa yang baik

Debat dengan Tsmara Amany

Di tengah-tengah pembahasan, Sherly Annavita dan Tsamara Amany berdebat panas.

Perdebatan mereka memperlihatkan keduanya begitu berani menyampaikan pendapat masing-masing.

Sama-sama tegas dan sama-sama tampil dalam program acara yang sama ternyata mereka berasal dari alamamater yang sama pula.

Ya, memang selama ini masyarakat lebih mengenal Tsamara Amany karena dirinya lebih dulu eksis di layar kaca dibanding Sherly Annavita.

Setelah melihat Sherly Annavita dan Tsamara Amany beradu pendapat, Masyarakat kemudian menyorot sosok Sherly Annavita,

Bahkan, follower Instagram Sherly Annavita mengalahkan follower Instagram Tsamara Amany.

Sherly Annavita kini punya 544 ribu follower Instagram, sementara Tsamara Amany di angka 391 ribu followers Instagram.

Untuk diketahui, Sherly Annavita dan Tsamara Amany berasal dari universitas yang sama yaitu Universitas Paramadina.

Ternyata di kampus tersebut, Sherly Annavita adalah seorang senior.

Hal itu terbukti dari unggahan terbaru Sherly Annavita yang membahas adik juniornya Tsamara Amany.

"AGAR TIDAK ADA YANG SALAH FAHAM LAGI

Teman-teman agar tidak salah faham lagi, Sherly mau jelaskan bahwa Sherly dengan Mba @tsamaradki itu tidak punya masalah apapun. Justru kami satu kampus di @universitas_paramadina , hanya saja beda jurusan dan beda tingkat (lebih duluan Sherly).

Oleh karena itu semoga tidak ada yang mengira Sherly dengan beliau bermusuhan dan tidak ada lagi diantara kita yang melanjutkan memanggil dengan panggilan yang kurang "baik".

Sherly sendiri mengagumi perjuangannya selama ini dipolitik, beliau juga sangat cerdas. Yang baiknya kita dukung dan yang kurang baiknya kita sama-sama kritisi (seperti pada video Sherly beberapa waktu lalu).

Semoga Mba Tsamara bisa mengubah perpolitikan kita dari dalam sistem menjadi lebih baik, dan Sherly dari luar sistem ikut mensupport sekaligus mengkritisi.

Sukses selalu untuk Mba @tsamaradki dan sukses juga untuk kita semua," tulis Sherly Annavita dalam keterangan captionnya.

s
Sherly Annavita dan Tsamara Amany (Instagram/sherlyannavita)

Sherly Annavita meminta netizen tidak membenturkannya dengan Tsamara Amany.

Sosok Sherly Annavita jadi sorotan saat dan setelah dirinya tampil sebagai narasumber dalam talkshow politik dan hukum Indonesia Lawyers Club ( ILC ) yang ditayangkan stasiun televisi TV One, Selasa (21/8/2019).

Siaran ILC TV One pada hari itu bertema 'Perlukah Ibu Kota Dipindahkan?'.

Saat tampil di studio, dia duduk berdampingan dengan narasumber dari kubu pro Prabowo Subianto, antara lain Rocky Gerung, Fahri Hamzah, Fadli Zon.

Juga dari kubu pro Jokowi, antara lain Maruarar Sirait dan Tsamara Amany.

Dalam acara ILC yang disiarkan TV One, Sherly Annavita menyindir keputusan Jokowi memindahkan Ibu Kota tersebut karenan kegagalannya menangani permasalahan yang saat ini terjadi.

Sherly Annavita menjelaskan jika salah satu janji kampanye Jokowi saat menjadi gubernur dan presiden yaitu bisa menangani banjir, macet, serta polusi udara.

"Jadi ketika sekarang beliau menjadikan alasan pindahnya ibu kota ini karena banjir, macet, polusi dan lain-lain, maka seolah beliau sedang mengonfirmasi kegagalannya dalam memenuhi janji kampanye beliau saat pilgub dan pilpres. Atau kegagalannya beliau sebagai gubernur dan presiden," ucapnya.

Keberaniannya dalam menyampaikan pendapat ini sempat menjadi sorotan.

Boleh dikatakan, publik semakin penasaran.

Lantas siapakah Sherly Annavita sebenarnya?

Dicerai Ahok, Lihat Cara Veronica Tan Cari Uang Kini, Ekspresinya Layani Pelanggan

Video Panas Warga Sumedang Berhubungan Badan sama Selingkuhan, Kronologi Video 3 Menit & Kasur Merah

Kabar Buruk Elza Syarief Usai Berseteru dengan Nikita Mirzani di Hotman Paris Show Terus Memanas

1. Lulusan kampus Australia

Sherly Annavita, lahir di Lhokseumawe, 12 September 1992.

Alumnus Hubungan Internasional, Universitas Paramadina, Jakarta.

Kemudian pada tahun 2016, Sherly Annavita melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum dan Bisnis, Swinburne University, Melbourne, Australia.

2. Motivator

Sherly Annavita aktif sebagai motivator kepemudaan.

Dalam akun Instagram @sherlyannavita, ia mengunggah jadwalnya yang begitu padat dibeberapa kota.

3. Mendirikan SEA Indonesia (Sherly Enlightment Academy)

Sherly Annavita kini membuktikan pengabdiannya ke masyarakat.

Dia mendirikan sebuah lembaga yang bergerak di bidang public speaking, SEA Indonesia.

Beberapa hari lalu, SherlyAnnavita melaunching SEA Indonesia di Makassar.

4. Prestasi

2007 June
The 1st Best Graduate of SMP Yayasan Pendidikan Arun, Aceh

2010 June
The 3 Best Graduate SMA Yayasan Pendidikan Arun

2010 Jan
Representative of Indonesia in International Youth Forum in Laguna Phillipppines. (Scout

2010 Nov
Best Performance in International Culture Day, Laguna Phillippines (Scout)

2009
2nd Best Paper of National Paper Competition in Kendari, Sulawesi Tenggara (Perkemahan Putri Nasional, Scout)

2006
1st Winner of Speech Competition implemented by Badan Perpustakaan Nanggroe Aceh Darussalam.

2009 Oct
3rd Winner of Speech Competition implemented by Department of Culture and Tourism Nanggroe Aceh Darussalam.

2010
Leader of Pasukan Garuda Putri Indonesia in “Asia Pacific Region”, in Los Banos, Phillippines (Scout)

2006 Jan
Finalis of Pildacil 4, implemented by LATIVI Indonesia

Dicerai Ahok, Lihat Cara Veronica Tan Cari Uang Kini, Ekspresinya Layani Pelanggan

Video Panas Warga Sumedang Berhubungan Badan sama Selingkuhan, Kronologi Video 3 Menit & Kasur Merah

Kabar Buruk Elza Syarief Usai Berseteru dengan Nikita Mirzani di Hotman Paris Show Terus Memanas

2012 Jan
Finalis of Dai Muda Pilihan ANTV implemented by ANTV Indonesia

2011 Des
5 Best Paper in In National Meeting of the International Relation Students across Indonesia (PNMHII), Bandung : Parahyangan University.

2012 Feb
Finalis of Panel Discussion in National Conference : “Quran Contemporary Studies”, (UIN) Sunan Kalijaga University, Yogayakarta.

2010 July
The Most Achievable Student for Aceh Utara

2011
Paramadina Delegate for National Meeting of the International Relation Students across Indonesia (PNMHII), Bandung : Parahyangan University.

2012
Accepting Fellowship Homestay (Summer Camp) in Australia. (*)

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Saat Wakil Ketua KPK Ancam Karni Ilyas Jika Tak Setujui Ucapannya di ILC: Kalau Gak, Gue Tutup Nih?, https://wow.tribunnews.com/2019/09/11/saat-wakil-ketua-kpk-ancam-karni-ilyas-jika-tak-setujui-ucapannya-di-ilc-kalau-gak-gue-tutup-nih?page=all.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved