Hadapi Pilkada 2020, Ini Penegasan Fitrinela Pada Bawaslu Pasangkayu
Pasangkayu merupakan satu dari empat kabupaten di Sulbar yang akan melaksanakan pemilihan bupati dan wakil bupati, 2020.
Penulis: edyatma jawi | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, PASANGKAYU -- Komisioner Bawaslu Sulbar, Fitrinela Patonangi ingatkan Bawaslu Pasangkayu untuk bersiap menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.
Pasangkayu merupakan satu dari empat kabupaten di Sulbar yang akan melaksanakan pemilihan bupati dan wakil bupati, 2020.
Menjelang momentum tersebut, Fitrinela mengimbau Bawaslu Pasangkayu berbenah. Jadikan Pemilu 2019 lalu sebagai bahan evaluasi menyambut pilkada.
Pemuda Pancasila Luwu Utara Cari Calon Ketua, Berikut Jadwal Muscabnya
Ditetapkan Tersangka, Pemberhentian Sementara Kades Takkalala Luwu Utara Tengah Dikaji
NH dan Andi Nurbaini Hadiri Pelantikan Andi Nurhaldin
"Untuk menghadapi Pilkada 2020 harus mengambil kilas balik dari Pemilu Tahun 2019. Begitu pula dengan perselisihan sengketa hasil Pilkada 2020 nanti yang menjadi fokus kita bersama," ujar Fitrinela, Senin (9/9/2019).
Doktor ilmu hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) ini menilai terdapat lima poin yang harus diperhatikan untuk menghadapi pilkada.
Pertama, kerjasama antar seluruh SDM di jajaran Bawaslu. Kedua, mesti dibudayakan rapat sebelum bertindak dan setiap kegiatan yang berhubungan pengawasan harus dilengkapi form pengawasan.
Poin ketiga yang ditekankan Fitrinela yakni penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai acuan pelaksanaan teknis kegiatan.
Sementara poin keempat, membentuk tim data informasi yang terdiri dari Divisi SDM, PHL, dan HPP. Tim ini akan menginventaris dan mentabulasi data per tahapan sesuai PKPU 15 Tahun 2019.
Pemuda Pancasila Luwu Utara Cari Calon Ketua, Berikut Jadwal Muscabnya
Ditetapkan Tersangka, Pemberhentian Sementara Kades Takkalala Luwu Utara Tengah Dikaji
NH dan Andi Nurbaini Hadiri Pelantikan Andi Nurhaldin
Data tersebut nantinya yang akan digunakan untuk penyusunan keterangan tertulis pada perselisihan hasil pilkada 2020 nantinya.
"Serta poin kelima yang tidak kalah penting adalah professional dan proporsional dalam bekerja," jelasnya.
Ketua Bawaslu Pasangkayu, Ardi Trisandi akan memperhatikan kelima poin yang disampaikan Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Sulbar tersebut.
Bahkan Ardi juga akan menambah SDM jika diperlukan. Penambahan SDM ini akan menggunakan sistem outsourcing. (Tribun Sulbar.com)
Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi
Langganan berita pilihan
tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/komisioner-bawaslu-sulbar-fitrinela-patonangi-menjadi-pembicara-pada-rapat-evaluasi.jpg)