Polisi Pastikan Penyebab Kebakaran 8 Rumah di Pasar Karuwisi Makassar
Menurutnya, penyebab kebakaran diduga kuat dari arus pendek listrik yang terjadi di rumah Haji Nurdin.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Polisi memastikan, penyebab kebakaran yang menghanguskan delapan rumah di Pasar Karuwisi, Jl Keamanan, Kelurahan Karuwisi, Kecamatan Panakukkang, Makassar, Jumat (6/9/2019) sore, bukan dari nyala api kompor.
Hal itu diungkapkan, Bhabinkantibmas Karuwisi, Bripka Syamsuddin yang ditemui di lokasi kebakaran.
Menurutnya, penyebab kebakaran diduga kuat dari arus pendek listrik yang terjadi di rumah Haji Nurdin.
Hari Kesembilan Operasi Patuh 2019, Satlantas Polres Wajo Tilang 131 Pelanggar Lalin
VIDEO :Suasana Job Fair yang Dilaksanakan DAPK Unhas pada Hari Pertama
Gempar, Nelayan Desa Labuang Rano Mamuju Tangkap Cumi-cumi Raksasa, Beratnya 14 Kilogram
"Kan ada yang bilang dari kompor orang memasak, setelah saya tanya penghuni kontrakan di rumah Haji Nurdin mereka tidak memasak,' katanya.
Jadi diduga kuat krosleting listrik, bukan karena kompor menyala," kata pak Syam, sapaannya.
Syamsuddin juga memastikan, dalam peristiwa itu, terdapat delapan rumah yang hangus terbakar.
Delapan rumah itu, masing-masing milik, Haji nurdin, Ustad Haji mansur, Nasir, Haja Biba, Saleh, Kaswadi, Aco Nassa dan Ta'le.
Kini ke delapan penghuni rumah tersebut masing-masing mengunsi ke rumah kerabat dan keluarganya.
Terpisah, Lurah Karuwisi Haji Soppe mengungkapkan, pihaknya sejauh ini baru mendirikan posko penerimaan bantuan di kantor lurah setempat.
"Baru posko bantuan ini yang kita bentuk di kantor lurah. Untuk dapur umum rencana besok pagi kita dirikan karena kejadiannya sudah sore tadi," ujar Haji Soppe.
Bantuan yang diterima sejauh ini, kata Haji Soppe, baru berupa beras, mie instan dan air mineral dari pihak Kodim 1408/BS Makassar.
"Bantuan dari kodim berupa beras enam karung yang 25 kilo, indomie dan air miineral," ujarnya.
Pihak pemerintah kecamatan lanjut Haji Soppe sejauh ini juga telah memberikan bantuan makanan sementara berupa nasi bungkus untuk santap malam para korban.
Lebih jauh, Haji Soppe mengungkapkan, dari 19 kepala keluarga yang merupakan penghuni 8 rumah yang hangus terbakar, satu diantaranya menjadi korban akibat terkena sambaran api.
"Ada satu korban, namanya Dg Ta'le. Dia terkena api saat hendak menyelamatkan barang-barangnya di dalam rumah. Tidak parah hanya tangannya yang tersambar api," papar Haji Soppe.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/delapan-rumah-hangus-terbakar-di-pasar-karawisi.jpg)