Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BREAKING NEWS

BREAKING NEWS: Pasar Karuwisi Makassar Terbakar

BREAKING NEWS: Pasar Karawisi Makassar Terbakar. Kebakaran terjadi di kawasan Pasar Karawisi, Kecamatan Pannakukang, Makassar

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Kebakaran terjadi di kawasan Pasar Karawisi Makassar, Jl Keamanan, Kecamatan Pannakukang, Makassar, Jumat (6/9/2019) sore 

Tidak ada barang berharga yang dapat ia selamatkan lantaran kobaran api yang cepat membesar dan merembes ke rumahnya.

Syamsuddin Mulai Bergerak Sosialisasi Program ke Warga Bulukumba

 Satu Tahun Prof Andalan Pimpin Sulsel, Bappeda Memilih Tutup Mulut

Farmasi Unhas Latih SMAN 13 Bone Cara Isolasi dan Ekstraksi DNA

"Awalnya dari dalamja di rumah ambil es, karena jualanka. Baru beberapa menit di luar, adami orang teriak kebakaran,' katanya.

"Jadi mauka masuk kembali ambil surat-suratku, tidak bisama karena besarmi api," kata Hapsa menceritakan kejadian yang dialami.

Hal yang sama diungkapkan Rostina di lokasi pengunsian. Ia yang baru saja tiba di rumahnya, lansung mendapati api yang membesar.

"Saya baru sampai dari luar, pas tiba banyakmi orang teriak kebakaran. Saya mau masuk di rukah ambil barang-barang, besarmi api, jadi tidak ada yang bisa diselamatkan kecuali motorku yang kupakai keluar," ujar ibu dua anak ini.

Untuk kebutuhan makanan dan pakaian di lokasi pengunsian, Rostina mengaku sudah cukup tersedia.

Bahan makanan seperti mie instan, beras, selimut dan pakaian sudah berdatangan sejak semalam. Baik dari pihak pemerintah maupun dari sukarelawan.

"Kalau untuk makanan sama selimut, Alhamdulillah adaji dulu karena semalam sudah ada tawwa bantuan dari pemerintah sama warga," ujar Rostina.

Rostina mengaku, saat ini membutuhkan bahan material bangunan agar dapat membenahi rumahnya yang terbakar walau hanya semi permanen.

"Kita berharap pemerintah beri bantuan material, balok, seng atau bahan bangunan supaya bisa kita tempati dulu sementara kasihan. Karena tidak enak juga disini terus mengunsi, karena masjid ini, baru ada anak-anak," harapnya.

Terpisah, Lurah Bara-barayya Selatan, Letty S Tandjong mengungkapkan, total ada 13 rumah yang menjadi korban kebakaran.

Syamsuddin Mulai Bergerak Sosialisasi Program ke Warga Bulukumba

 Satu Tahun Prof Andalan Pimpin Sulsel, Bappeda Memilih Tutup Mulut

Farmasi Unhas Latih SMAN 13 Bone Cara Isolasi dan Ekstraksi DNA

13 rumah itu, terdiri dari lima rumah yang hangus terbakar dan delapan yang ikut terdampak akibat kebakaran.

Ke 13 rumah itu dihuni 23 kepala keluarga dengan jumlah 107 jiwa.

Letty mengungkapkan, saat ini pohaknya telah mendirikan dapur umum untuk korban yang mengunsi di masjid.

"Sudah ada dapur umum kita dirikan di dalam TK, ada juga posko bantuan didirikan warga. Dan kita juga disini mendirikan posko bantuan," ujarnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved