Setahun Prof Andalan Nahkodahi Sulsel, Ketua PSI Jeneponto: Terlalu Banyak Polemik

Selama setahun itu pula, ketua PSI Jeneponto Hardianto Haris menilai rakyat banyak disuguhkan polemik.

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Setahun kepemimpinan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.

Selama setahun itu pula, ketua PSI Jeneponto Hardianto Haris menilai rakyat banyak disuguhkan polemik.

Menurutnya, polemik itu datang dari internal pemerintah provinsi maupu antara Pemrov dan DPRD.

Buka SKBKT dan BBKT Kabupaten Toraja Utara, Ini Harapan Wabup Yosia

Freddie Mercury Vokalis Queen Pelantun Bohemian Rhapsody Lahir Hari Ini, Ini Profil, Kisah Hidupnya

Gramedia Terima Penghargaan Mitra Peduli PAUD dan Dikmas 2019 di Hari Aksara Internasional

"Setahun kepemimpinan Prof Nurdin sudah banyak kami disuguhkan polemik baik di internal Pemprov maupun dinamika di DPRD Provinsi," kata pria yang akrab disapa Rinto itu, Kamis (5/9/2019) siang.

"Tentu polemik di DPRD yang ingin melakukan pemaksulan sangat menghambat kinerja Gubernur Sulsel," pungkasnya.

Iapun berharap polemik ini tak berkepanjangan, dan perlu dibangun sinergitas antara DPRD dan pemerintah provinsi.

Buka SKBKT dan BBKT Kabupaten Toraja Utara, Ini Harapan Wabup Yosia

Freddie Mercury Vokalis Queen Pelantun Bohemian Rhapsody Lahir Hari Ini, Ini Profil, Kisah Hidupnya

Gramedia Terima Penghargaan Mitra Peduli PAUD dan Dikmas 2019 di Hari Aksara Internasional

"Saya sangat berharap ada koordinasi, sinergitas yang baik antara DPRD Provinsi dan Gubernur serta Wagub dalam mengambil Keputusan," tuturnya.

"Sehingga Sulsel tidak mundur lagi, mereka harus saling memahami jobdesk masing-masing, yang mana Gubernur bekerja sebagai Gubernur, Wakil juga bekerja sebagai Wakil Gubernur," tutupnya.

Ia menambahkan agar mantan bupati Bantaeng dua periode itu dapat meningkatkan kepeduliaanya terhadap masyarakat Sulawesi Selatan. Terutama di derah pelosok.

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved