Kemarau, PDAM Makassar Ungkap Debit Air Selatan Kota Berkurang

Kemarau, PDAM Makassar Ungkap Debit Air Selatan Kota Berkurang. Kemarau diperkirakan hingga pertengahan Oktober 2019.

Kemarau, PDAM Makassar Ungkap Debit Air Selatan Kota Berkurang
abdiwan/tribuntimur.com
Direktur PDAM Kota Makassar, Haris Yasin Limpo (kanan) memberikan keterangan pers terkait Peringatan hari ulang tahun PDAM Kota Makassar yang Ke 94 tahun di Cafe Chopper Jl Kasuari Makassar, Rabu (1/8). Pihak PDAM akan mengundang Para pelanggan PDAM Kota Makassar untuk hadir dalam malam Puncak Peringatan hari Jadi PDAM Kota Makassar di Hotel Claro. 

Kemarau, PDAM Makassar ungkap debit air selatan kota berkurang

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minun (PDAM) Kota Makassar, Haris Yasin Limpo menyampaikan, musim kemarau bakal mundur.

Menurut laporan Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika, musim kemarau mundur hingga pertengahan Oktober 2019.

Selain kekurangan air di daerah utara Kota Makassar, terjadi juga kekurangan air di daerah selatan.

Menurutnya, hal itu terjadi karena pengelola Bendungan Bili Bili harus membagi air dengan petani dan masyarakat di Kota Makassar. Air dari bendungan Bili Bili adalah sumber air dari PDAM di selatan kota.

Sehingga, debit air untuk pasokan air baku berkurang di daerah selatan kota juga berkurang.

"Tapi, kita harus bersyukur karena masih bisa mengelola air dari Bili Bili karena PDAM mengatur pembukaan pintu-pintu airnya. Paling penting dapat air dulu masyarakat," katanya.

Manajemen PDAM Makassar menyiapkan mobil tangki ke daerah kurang air.

Ia juga menjelaskan fenomena pasang membuat debit air baku berkurang.

"Perlu diketahui ketika air laut naik, sehingga air laut itu tak bisa dikelola instalasi kita karena asing," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved