Dicueki Pemerintah, Warga Tallo Ancam Tutup Paksa Usaha Ekspedisi

Selain menyempitkan jalan, keberadaan truk itu juga kerap memicu kecelakaan lalulintas.

Dicueki Pemerintah, Warga Tallo Ancam Tutup Paksa Usaha Ekspedisi
Mahyuddin/Tribun Timur
Aliansi Masyarakat Tallo Bersatu berunjuk rasa di depan Kantor Camat Tallo, Jl Arif Rahman Hakim Raya, Kelurahan Ujung Pandang Baru. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Warga Kecamatan Tallo berencana menutup paksa usaha Ekspedisi di lingkungannya.

Usaha Ekpedisi yang berada di Jl Arif Rahman Hakim Raya dan Jl Gatot Subroto dianggap meresahkan karena kendaraan operasionalnya berupa truk parkir di badan jalan.

Selain menyempitkan jalan, keberadaan truk itu juga kerap memicu kecelakaan lalulintas.

Warga setempat Richard Mandalika menyebutkan, aksi protes ini adalah bentuk kekecewaan warga terhadap pemerintahan kecamatan hingga kota dan DPRD.

Baca: Waspada, Dua Tahanan Curanmor Kejari Wajo yang Kabur Belum Ditangkap

Baca: Seperti Ini Ekspresi Najwa Shihab Saat Wawancara Sacred Riana, Beda Saat Tampil di Mata Najwa

Baca: Dibongkar Elza Syarief, Ternyata Nikita Mirzani Mata-mata Polisi Narkoba, Jadinya Kebal Hukum

"Jalur baik-baik telah kami tempuh. Kali ini warga akan bergerak pakai caranya," kata Ical, sapaan akrabnya

Rencananya, gabungan warga dari berbagai RT dan RW akan membentuk tim dan menyatakan somasi terhadap pemerintahan kecamatan yang telah mengedar surat teguran namun tidak memberikan sanksi tegas terhadap pengusaha ekspedisi yang melanggar.

Teguran itu berlaku selama tiga hari dan meminta usaha Ekspedisi angkat kaki dari tempatnya.

"Ini adalah daerah pemukiman. Izin usaha ekspedisi juga banyak yang melanggar. Apalagi ini terkait perda pergudangan dalam kota," jelas Ical.

Baca: TRIBUNWIKI: Ada 26 Taman Kanak-kanak di Kecamatan Tallo Makassar, Ini 12 di Antaranya

Baca: TRIBUNWIKI: Ini 13 Taman Kanak-kanak di Kecamatan Tallo Kota Makassar

Selain mengajukan somasi, warga juga akan menutup paksa usaha Eskpedisi di lingkungannnya.

Sebelumnya, warga telah meminta DPRD Makassar untuk menutup Ekspedisi itu.

DPRD Makassar juga telah meminta pengusaha Ekspedisi untuk membuka usaha di tempat yang telah disediakan, sekitar jalan tol.

Sepekan setelah teguran itu, pengusaha Ekspedisi beroperasi lagi.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved