Pelukan Pria Ini yang Bikin Prilly Latuconsina Tenang Saat Syuting Danur 3, Ini Profil Awi Suryadi
Adegan merangkak itu pun tambah menantang karena dilakukan di tengah guyuran hujan deras dan tanah berlumpur
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Artis peran Prilly Latuconsina mengatakan, keluarganya panik ketika tahu dirinya harus diinfus akibat proses syuting Danur 3: Sunyaruri yang begitu berat.
"Mama Papa juga sempat panik 'aduh gimana nih anak gue adegan hujan-hujanan pas mau pingsan' karena sempat aku adegan hujan-hujanan pas aku sudah mau pingsan juga," ucap Prilly dalam jumpa pers rilis official trailer "Danur 3: Sunyaruri" di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (2/9/2019).
Akibat hal itu, Prilly mengaku sempat diminta pulang sesaat oleh sutradara Awi Suryadi untuk memulihkan kondisinya.
"Jadi sempat dipulangin sama Om Awi, karena beliau memperhatikan banget kesehatan pemainnya. Gimana caranya jadwalnya diatur agar enggak ganggu (kesehatan)," ujar Prilly.
Kondisi berat itu dirasakan Prilly setelah ia menjalani serangkaian proses syuting yang berat.
"Itu aku habis ngelakuin adegan berat banget dan itu jam 6 pagi, aku lakuin adegan itu dari jam 9 malam sampai jam 8 pagi. Nah pas itu sudah jam setengah 8 pagi aku di tempat tidur, sudah kuyup, lemas banget, mau jalan pulang juga," tuturnya.
Beruntung, kata Prilly, ia mendapat suntikan semangat dari Awi agar tetap kuat melakoni syuting film tersebut sampai tuntas.
"Tiba-tiba Om Awi meluk aku sambil bilang 'you are champ' dua detik pelukan Om Awi itu bikin aku bangkit lagi, karena aku merasa sudah bisa lakuin yang terbaik dan langsung menangis," ujar Prilly.
Adapun, dalam official trailer Danur 3: Sunyaruri, Prilly yang berperan sebagai Risa Saraswati terlihat melakoni adegan berat dimana dirinya harus merangkak dengan mata sebelah kiri tak bisa melihat lantaran tertutup prostetik.
Adegan merangkak itu pun tambah menantang karena dilakukan di tengah guyuran hujan deras dan tanah berlumpur.
Awi Suryadi
Mengutip dari wikipedia.org Awi Suryadi adalah seorang sutradara film layar lebar Indonesia.
Ia lahir di Bandar Lampung, Lampung, 24 September 1977.
Sutradara yang bernama asli Suryadi Musalim mengawali karier penyutradaraan film nasional.
Dengan menyutradarai film Gue Kapok Jatuh Cinta pada tahun 2005 merangkap sebagai penulis skenario pada film yang sama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/awi-suryadi.jpg)