Polimarim Teken Kerja Sama 5 Kampus Luar Negeri, Ada dari Malaysia hingga Jepang, Ini Nama-namanya?
5 kampus yang melakukan LOI adalah Universiti Sultan Zainal Abidin di Malaysia, Imus Institute of Science Technology di Filipina, Tohoku University
Penulis: Alfian | Editor: Arif Fuddin Usman
Direktur Polimarim AMI Amrin Rani SE MM mengkonfirmasikan jika laboratorium tersebut sebagia salah satu janji yang ditepatinya untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi lulusan.
“Alhamdulillah, akhirnya Polimarim memiliki Liquid Cargo Handling Simulator. Laboratorium ini siap dipakai untuk taruna.
Pengadaan ini bekerja sama dengan PT Multi Integra dari Jakarta,” kata Amrin dalam rilis Humas Polimarim, Jumat (11/5/2018).
Baca: Preview Arema FC Vs PSM, Bekal Bagus dari Piala Indonesia, Pernah Kalahkan Tim Hebat Ini?
Baca: Dosen Polimarim AMI Makassar Dua Hari Ikut Pelatihan Penyusunan RPS
Liquid Cargo Handling Simulator (LCHS) merupakan simulator atau laboratorium untuk simulasi bagaimana penanganan muatan cair (minyak dan sejenisnya) di atas kapal.
Simulator ini dikondisikan mirip dengan kondisi aslinya bahkan sudah menggunakan teknologi tiga dimensi.
Amrin menjelaskan, jika LCHS ini termasuk yang paling canggih atau paling update di Indonesia.
Pengadaan LCHS ini masih lanjutan dari dua simulator yang telah dimiliki sebelumnya, Bridge Simulator dan Engine Simulator.
Kampus Swasta Pertama
Sesuai dengan Amandemen Manila 2010 yang termaktub dalam Standards of Training, Certifitation and Watchkeeping (STCW) 2010, peralatan Cargo Handling Simulator ini merupakan peralatan yang harus dimiliki.
Baca: Jelang Arema FC Vs PSM, Terancam Tanpa Steven Paulle dan Hasyim Kipuw, Begini Kondisi Keduanya?
Baca: 24 Lampu Tambahan Segera Dipasang di Stadion Mattoanging, Ditarget Selesai Lawan Klub Ini!
“Pihak kampus melengkapi laboratorium Cargo Handling ini karena memang masuk atau mandatory di ketentuan Amandemen Manila STCW 2010.
Dan kami menjadi kampus swasta pertama di Indonesia yang memilikinya,” tegasnya.
Piranti dari laboratorium LCHS tersebut, dilengkapi dengan fasilitas 12 layar monitor utama dan didukung masing-masing tiga monitor operasional.
Jadi taruna-taruni Polimarim AMI Makassar bisa melakukan praktik di laboratorium ini.
“Saya harap para taruna Polimarim AMI bisa segera memakai fasilitas laboratorium ini untuk meningkatkan kompetensinya.
Terutama untuk cargo handling dari muatan minyak atau kapal-kapal tanker,” lanjut Amrin.
Baca: Preview Arema FC Vs PSM, ke Malang Tanpa 3 Pilar Lini Belakang, Bek Ini yang Jadi Penggantinya?
Baca: Lihat Video Serunya Acara Makan Pizza di Ultah Klok, Ada Komentarnya dengan Logat Makassar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/direktur-politeknik-maritim-ami-makassar-meneken-letter-of-intent-loi.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/direktur-politeknik-maritim-ami-makassar-meneken-letter-of-intent-loi-1.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/direktur-politeknik-maritim-ami-makassar-meneken-letter-of-intent-loi-2.jpg)