Mahasiswa KKN Unasman Ajak Pelajar Bijak Bermedia Sosial

Ketua Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP Unasman, Muhammad Syaeba menjelaskan, penyuluhan ini melibatkan pelajar.

Mahasiswa KKN Unasman Ajak Pelajar Bijak Bermedia Sosial
edy jawi/tribunmajene.com
Mahasiswa KKN Unasman angkatan-32 memberikan penyuluhan cara bijak bermedia sosial pada pelajar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN -- Mahasiswa KKN Universitas Al-Asyariah Mandar (Unasman) angkatan-32 memberikan penyuluhan pemanfaatan media sosial untuk remaja di Polewali Mandar (Polman).

Penyuluhan itu dilaksanakan di berbagai tempat di Polman. Melibatkan pelajar di sejumlah sekolah.

Ketua Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP Unasman, Muhammad Syaeba menjelaskan, penyuluhan ini melibatkan pelajar.

VIDEO: Atraksi Marching Band SMAN 1 Toraja Utara

Usai Nonton Gundala Jangan Langsung Keluar Bioskop, Ada Post Credit Scene, Dibocorkan Joko Anwar

Hari Ini Undian Grup Liga Champions, Lihat Pembagian Pot! Pelatih Liverpool Antusias Tunggu Lawan

Itu bertujuan membangun kesadaran remaja tentang dampak negatif media sosial. Sekaligus memanfaatkannya untuk hal positif.

"Remaja harus bijak menyikapi penggunaan media sosial. Terutama menyikapi maraknya cyber bullying, informasi hoaks dan ujaran kebencian," ujar Muhammad Syaeba saat memberikan penyuluhan didepan siswa SMAN 1 Alu, Desa Mombi, Kamis (29/8/2019).

Kata Syaeba, tulisan dan gambar sederhana yang diupload di media sosial dapat pula berdampak fatal. Bahkan jika lalai sedikit bisa terjebak persoalan hukum.

Penyuluhan serupa juga dilaksanakan di SMKN 1 Limboro. Dihadapan puluhan pelajar, Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Unasman, Hamdan memaparkan penggunaan media sosial untuk hal yang bermanfaat.

VIDEO: Atraksi Marching Band SMAN 1 Toraja Utara

Usai Nonton Gundala Jangan Langsung Keluar Bioskop, Ada Post Credit Scene, Dibocorkan Joko Anwar

Hari Ini Undian Grup Liga Champions, Lihat Pembagian Pot! Pelatih Liverpool Antusias Tunggu Lawan

"Media sosial ibarat pisau bedah yang bisa membantu kita menemukan isi bagian terdalam secara detail,' ujarnya.

"Tetapi dengan cara membuat luka yang menganga. Baik buruknya media sosial ditentukan oleh diri kita masing-masing," jelasnya.

Wakasek SMKN 1 Limboro, Hamzah menyambut baik program yang dicetuskan mahasiswa KKN Unasman tersebut.

Menurutnya, pembahasan tentang media sosial saat ini sangat penting.

"Karena sangat jarang dilakukan. Materinya juga tidak ada dalam pelajaran sekolah," pungkasnya. (Tribun Majene.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: edyatma jawi
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved