Ini Alasan Masjid Al Markaz Gelar Haul Akbar Jenderal M Jusuf
Hal tersebut disebabkan karena jasa-jasanya terhadap pembangunan SulSel khususnya Makassar.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Sosok Jenderal M Jusuf sulit dilupakan khususnya bagi warga Sulawesi Selatan.
Hal tersebut disebabkan karena jasa-jasanya terhadap pembangunan SulSel khususnya Makassar.
Seperti yang dikatakan Ketua Umum Pengurus Yayasan Islamic Center (YCI) Al-Markaz Al-Islami, Prof Dr Basri Hasanuddin, Jenderal M Jusuf ternyata memiliki sejarah atas berdirinya masjid Al Markaz yang saat ini digunakan sebagai tempat beribadah para umat muslim Kota Makassar.
"Beliau sosok yang kita semua kagumi, tanpa beliau Al Markaz tidak akan ada," katanya saat menyambangi redaksi Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430, Makassar, Rabu (28/8/2019).
Masjid Al Markaz, sambungnya, begitu cepat terselesaikan pembangunannya. "Hanya dalam kurun waktu dua tahun saja sudah jadi," jelasnya.
Masjid ini merupakan salah satu masjid termegah di Kota Makassar.
Warisan dari Jendral M Yusuf Tokoh militer Indonesia sekaligus mantan Menteri Pertahanan dan Keamanan.
Jendral M Jusuf mengemukakan ide tentang ingin menjadikan masjid ini sebagai pusat peradaban Islam di Indonesia Bagian Timur.
Jendral M Jusuf mengumpulan tokoh-tokoh ternama di Makassar mulai dari pemuka agama, pengusaha, dan pejabat untuk mengumpulkan dana.
Masjid yang dibangun bekas lahan kampus Universitas Hasanuddin menghabiskan dana hingga Rp 12 Milyar.
Atas jasa itulah, Prof Dr Basri Hasanuddin mengatakan begitu banyak orang-orang yang bersimpatik terhadap sang Jenderal.
"Terlebih lagi kita akan menggelar haul akbar untuk mengenang 15 tahun kepergian beliau," jelas Prof Dr Basri Hasanuddin.
Ia mengatakan tak ada kendala dana dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
"Kami mendapat support dari berbagai pihak," katanya.
Prof Dr Basri Hasanuddin mengungkapkan pengerbonan Jenderal M Jusuf sangat besar terhadap kota Makassar.
"Apalagi pada bangsa," tegasnya.
Ia juga mengungkapkan Departemen Sosial telah merekomendasikan Jenderal M Jusuf untuk diangkat sebagai pahlawan nasional.
Rombongan diterima wakil pemimpin redaksi Tribun Timur Ronal Ngantung
Laporan Wartawan Tribun Timur Desi Triana Aswan @akubungarevolusi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/yci-al-markaz-al-islami-berkunjung-ke-redaksi-tribun-timur.jpg)