Pesan Deng Ical di Penutupan ISC FTI UMI Makassar

"Apresiasi kepada KSR PMI UMI yang telah sukses menggelar kegiatan ini," ujar Deng Ical sapaannya kepada Tribun via rilis, Senin (26/8/2019).

Pesan Deng Ical di Penutupan ISC FTI UMI Makassar
PMI Kota Makassar
Ketua PMI Kota Makassar Syamsu Rizal MI saat penutupan individual skill chalenge yang digelar oleh KSR PMI Universitas Muslim Indonesia (UMI) di pelataran FTI UMI, Minggu, (25/8/2019) menekankan pentingnya persiapan mapan dalam dunia kemanusiaan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ketua PMI Kota Makassar Syamsu Rizal MI saat penutupan individual skill chalenge di pelataran FTI UMI, Minggu, (25/8/2019).

Kegiatan tersebut digelar oleh KSR PMI Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Menekankan pentingnya persiapan mapan dalam dunia kemanusiaan.

"Apresiasi kepada KSR PMI UMI yang telah sukses menggelar kegiatan ini," ujar Deng Ical sapaannya kepada Tribun via rilis, Senin (26/8/2019).

Hari Pertama, 67 Pemain Ikut Seleksi Gaslut Luwu Utara

KONI Luwu Timur Cari Ketua Baru, Ini Syaratnya

Iqbal Suhaeb Bicara Smart Technology di AMF V Tahun 2019

"Diharapkan mampu mengupdate ilmu adik-adik relawan dalam menghadapi bencana," lanjutnya.

Menurunya kegiatan semacam ini mampu menjaga talent dan jiwa kepeduliaan para relawan, sehingga kedepannya dapat diaplikasikan di bidang kemanusiaan.

Dalam kesempatan tersebut pula, Deng Ical menitipkan pesan kepada peserta relawan untuk tetap mengingat keterampilan yang telah diberikan oleh pelatih dan terus di update.

"Kita berharap ilmu yang didapatkan tidak diaplikasikan di dunia nyata, karena kalau teraplikasikan berarti sedang terjadi bencana," ujar dia.

Hari Pertama, 67 Pemain Ikut Seleksi Gaslut Luwu Utara

KONI Luwu Timur Cari Ketua Baru, Ini Syaratnya

Iqbal Suhaeb Bicara Smart Technology di AMF V Tahun 2019

"Namun penting untuk tetap mengingatnya dan terus mengupdate agar para relawan memiliki kesiapan dan mampu meminimalisir dampak saat terjadi bencana," tambahnya.

Dia menambahkan bahwa menjadi tugas relawan, yakni memastikaan kapasitas kebencanaan yang dimiliki relawan cukup untuk menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat timbul.

"Selain itu penting pula mempersiapkan kapasitas masyarakat disekitar ekosistem kebencanaan, dan hal ini bukanlah tugas yang mudah," ujarnya.

"Dibutuhkan sinergitas semua pihak sesuai dengan perannya masing-masing, sehingga  pada saatnya dapat mengantisipasi segala hal dan meminimalisir dampak bencana," ujarnya(*)

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

 

Penulis: Abdul Azis
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved