Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Zulkifli Hasan Minta Pembahasan Pemindahan Ibu Kota Negara Ditunda

Hal tersebut disampaikan Zulkifli Hasan, saat menghadiri pembekalan 120 anggota dewan terpilih Partai Amanat Nasional (PAN), asal tiga provinsi, Sabtu

Penulis: Amiruddin | Editor: Ansar
amiruddin/tribun-timur.com
Suasana pembekalan anggota dewan terpilih PAN di Grand Town Batangase Maros, Sabtu (2482019). 

TRIBUN-MAROS.COM, MANDAI - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Zulkifli Hasan, meminta pemerintah fokus pada penanganan masalah di Papua dan Papua Barat.

Hal tersebut disampaikan Zulkifli Hasan, saat menghadiri pembekalan 120 anggota dewan terpilih Partai Amanat Nasional (PAN), asal tiga provinsi, Sabtu (24/8/2019).

Yaitu anggota dewan asal Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Barat (Sulbar), dan Sulawesi Tengah (Sulteng).

Diskon Hingga 45 Persen di Eiger MaRI

Polres Tana Toraja Ciduk Dua Pengedar Narkoba, Segini Barang Buktinya

 Ini Sinopsis, Trailer, dan Jadwal 5 Film yang Tayang di Bioskop XXI Panakukkang

Acara dipusatkan di Grand Town Hotel, Jl Poros Maros-Makassar, Kecamatan Mandai, Maros.

"Kami minta pemerintah, ada hal penting yang perlu ditangani dengan seluruh kekuatan dan fokus yang ada. Yakni apa yang terjadi di Papua Barat dan Papua," kata Zulkifli Hasan, kepada tribun-maros.com.

Kerusuhan yang terjadi di Papua Barat, kata Zulkifli Hasan, sangat menghawatirkan.

Pasalnya kata dia, rusuh di Papua Barat sudah multidimensi.

"Apa yang terjadi di Papua Barat, itu butuh penanganan serius. Pembahasan soal ibu kota negara bisa ditunda, tidak elok kalau ada masalah di Papua lalu kita bahas soal pemindahan ibu kota," ujarnya.

Pria yang juga Ketum PAN tersebut menambahkan, bangsa Indonesia yang multikultural, harus menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar negara.

Diskon Hingga 45 Persen di Eiger MaRI

Polres Tana Toraja Ciduk Dua Pengedar Narkoba, Segini Barang Buktinya

 Ini Sinopsis, Trailer, dan Jadwal 5 Film yang Tayang di Bioskop XXI Panakukkang

"Kita harus bersatu, sebagai bangsa yang beragam. Sekali lagi, pemerintah harus fokus pada masalah di Papua," tuturnya.

Sekadar diketahui, belum lama ini terjadi aksi rusuh di Papua Barat maupun Papua.

Namun kondisi terkini, situasi di Papua Barat dilaporkan mulai kondusif.

Warga pun mulai beraktivitas seperti hari-hari biasanya.

Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved