Saksi Beberkan Sandiwara Wahyu Jayadi Setelah Bunuh Pegawai UNM

Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan pegawai kampus Universitas Negeri Makassar ini, Selasa (20/8/2019) siang.

Saksi Beberkan Sandiwara Wahyu Jayadi Setelah Bunuh Pegawai UNM
ari maryadi/tribungowa.com
Sidang penyampaian keterangan saksi dalam kasus pembunuhan pegawai kampus Universitas Negeri Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Wahyu Jayadi disebutkan sempat melakukan sandiwara ketika Siti Zulaeha Djafar ditemukan tak bernyawa di Pattallassang, Gowa, Jumat (22/3/2019) lalu.

Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan pegawai kampus Universitas Negeri Makassar ini, Selasa (20/8/2019) siang.

Majelis Hakim menghadirkan empat orang saksi untuk memberikan keterangan. Salah satunya yaitu pelapor, Iskandar yang merupakan rekan kerja pelaku dan korban.

Iskandar adalah saksi yang melaporkan kejadian pembunuhan Sitti Zulaeha Jafar di depan gerbang BTN Zarindah di Kecamatan Pattallasang, 22 Maret 2019 lalu.

Di hadapan majelis hakim, Iskandar menyampaikan sempat menunaikan Salat Jumat bersama Wahyu Jayadi ketika tersiar kabar kematian Zulaeha.

Keduanya menunaikan ibadah salat Jumat tidak jauh dari Rumah Sakit Bhayangkara, tempat jenazah Zulaeha akan diautopsi.

Ketika itu, Wahyu Jayadi turut menyampaikan duka cita agar seolah-olah tidak diketahui dirinyalah pelaku sesungguhnya.

"Wahyu saat itu juga mengatakan turut berduka cita dan mengungkapkan kesedihannya atas meninggalnya Zulaeha Jafar secara sadis," papar Zulkarnain.

Zulkarnain rupanya tidak tahu, bahwa orang yang ia temani salat Jumat ialah pembunuh sebenarnya atas Zulaeha di Patallasang.

Setelah itu, keduanya masing-masing kembali ke RS Bhayangkara dan menanti kedatangan jenazah Zulaeha.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved