Mahasiswa KKN PPM UNM Latih Masyarakat Olah Tanaman Toga Jadi Produk Makanan

Kegiatan ini diisi oleh materi dan demonstrasi pengolahan daun kelor dan turut dihadiri masyarakat sekitar.

Mahasiswa KKN PPM UNM Latih Masyarakat Olah Tanaman Toga Jadi Produk Makanan
Mahasiswa UNM/Ama
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Makassar (UNM) gelar pelatihan keterampilan di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Minggu (18/8/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Makassar (UNM) gelar pelatihan keterampilan di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Minggu (18/8/2019).

Kegiatan ini diisi oleh materi dan demonstrasi pengolahan daun kelor dan turut dihadiri masyarakat sekitar.

KKN PPM ini bertujuan untuk mengurai permasalahan kesehatan di tengah masyarakat dengan melakukan pemanfaatan lahan subur agar menjadi sebuah terobosan positif.

Selain itu, pengabdian ini juga bermaksud memberikan solusi alternatif berupa olahan dari tanaman TOGA.

Dalam kesempatan kali ini, mahasiswa mempraktekkan berbagai jenis produk yang bisa bernilai ekonomis, diantaranya yaitu brownies pepaya, kue kenari jahe dan kelor, keripik kelor, kapsul kelor, puding kelor, dan selai jahe.

Sasaran kegiatan ini pun ditujukan kepada Ibu rumah tangga dan remaja putra-putri di Kecamatan Watang Sidenreng.

Dosen Pembimbing Lapangan Muh Said Hasan mengatakan tujuan utama masyarakat diajarkan memanfaatkan tanaman toga agar dapat meningkatkan kesehatan.

“Lewat program ini, warga diajarkan mengolah tanaman toga, salah satu contohnya daun kelor yang dapat menjadi bahan makanan seperti puding, kapsul, yang bernilai ekonomi yang dapat menambah pendapatan keluarga,” Ungkap dosen Fakultas Ilmu Keolahragan UNM ini dalam rilis ke Tribun Timur, Minggu (18/8/2019).

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat untuk warga di kecamatan Watang Sidenreng.

"Harapan terbesar kita dengan program ini, masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup sehat dan sekaligus memanfaatkan tanaman toga untuk diolah menjadi bahan makanan apapun,”pungkasnya.

Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved