Sabung Ayam Judi jadi Tradisi?, Begini Penjelasan Tokoh Adat di Mamasa
Pasalnya, ada yang mengangap bahwa sabung ayam adalah bagian dari tradisi dan budaya masyarakat Mamasa.
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Ansar
TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Beberapa bulan terakhir sabung ayam menjadi polemik di kalangan masyarakat Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
Pasalnya, ada yang mengangap bahwa sabung ayam adalah bagian dari tradisi dan budaya masyarakat Mamasa.
Dengan begitu, sabung ayam kerap dilakukan pada acara rambu solo' atau pesta kedukaan di Mamasa.
Tidak tanggung-tanggung, pada kegiatan itu, warga relah taruhan uang hingga jutaan rupiah.
TRIBUNWIKI: Profil Omid Nazari Pemain Baru Persib Bandung, Pria Keturunan Filipina
TRIBUNWIKI: Simak Sejarah Lagu Indonesia Raya, Serta Lirik Aslinya
Bantaeng Festival Day, BPBD Pamer Makanan Siap Saji, Tahan 7 Bulan
Tentu sebagian masyarakat menganggap bahwa hal itu bukanlah bagian dari tradisi, melainkan sebuah perjudian.
Menanggapi itu, Tokoh Adat Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa David mengatakan, ada segelintir orang yang mencoba menggiring opini bahwa sabung ayam bagian dari budaya dan tradisi Mamasa.
Ia menjelaskan, sesungguhnya sabung ayam bukanlah tradisi Mamasa. Karena bukan tradisi, maka bukan budaya Mamasa.
"Soal polemik itu, saya tidak mau terlalu jauh mengusiknya. Saya hanya mau menjelaskan sedikit pelestarian budaya," ungkap David Sabtu (17/8/2019) malam.
Menurut dia, dalam melestarikan budaya, masyarakat perlu selektif. Alasannya karena tidak semua budaya dapat dilestarikan.
Tentu lanjut dia, dilihat dari waktu ke waktu terutama dari sisi keyakinan, bahwa apakah sesuai dengan keyakinan yang dianut atau tidak.
TRIBUNWIKI: Profil Omid Nazari Pemain Baru Persib Bandung, Pria Keturunan Filipina
TRIBUNWIKI: Simak Sejarah Lagu Indonesia Raya, Serta Lirik Aslinya
Bantaeng Festival Day, BPBD Pamer Makanan Siap Saji, Tahan 7 Bulan
Selain itu, juga dilihat dari sisi hukum positif, bahwa apakah tradisi yang dimaksud tidak bertentangan dari sisi hukum.
"Intinya, apapun itu jika tidak sesuai dengan keyakinan dan hukum negara, maka jangan dilestarikan," kata dia.
Sehubungan dengan sabung ayam, lebih jauh dijelaskan David, pihaknya berulang kali menanyakan kepada pemangku adat.
Bahwa apakah sabung ayam bagian dari kebiasaan orangtua turun temurun atau bukan, namun kata David, jawaban yang didapatkan adalah sabung ayam bukan sebuah tradisi masyarakat Mamasa.
"Ini bukan tradisi kita, tetapi sudah menjadi kebiasaan masyarakat saat ini karena kita berada di tengah-tengah antara Toraja dan suku Bugis," kata David lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bubarkan-aksi-judi-sabung-ayam-di-tongkonan-karuaya-lembang.jpg)