Enam Tahun, Kampung Paropo Makassar Peringati Kemerdekaan Lewat Lomba

Perlombaan, mulai dari Sepakbola Daster, lomba Karaoke, Joget Balon, Pukul Bantal di sungai, balap karung, dan juga makan kerupuk pada

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masyarakat kampung Paropo Makassar, merayakan Kemerdekaan Indonesia ke 74 tahun, dengan membuat sejumlah lomba.

Perlombaan, mulai dari Sepakbola Daster, lomba Karaoke, Joget Balon, Pukul Bantal di sungai, balap karung, dan juga makan kerupuk pada, Sabtu (17/8/2019) siang.

Panitia kampung Paropo yang tergabung pada komunitas Armed Al Maarif, Kasim (26) mengatakan, perlombaan ini dimulai sejak awal Agustus, tepatnya tanggal 4.

Gerakan Gender Watch YKPM Sulsel, Kampanye Kemerdekaan dalam Keberagaman

Kinerja Kinclong Sektor Pertanian, Hadiah Mentan Untuk HUT RI Ke-47

VIDEO; Detik-detik Pengibaran Bendera HUT RI di Toraja Utara

"Dari tanggal 4 agustus kita sudah mulai buat perlombaannya, waktu itu kita lomba balap karung dan lanjut pukul bantal, ada juga lomba karaoke," kata Kasim di Paropo.

Terhitung sejak 2013, warga terutama para pemuda Armed Al Maarif sudah membuat perlombaan. Hingga berjalan tahun ke 6 ini lomba tersebut tetap saja dipertahankan.

Siang hingga sore ini, warga Paropo yang didominasi anak-anak mengikuti lomba makan kerupuk, dipanjutkan pada tingkat dewasa mengikuti lomba panjat pinang.

Pagi tadi sekitar pukul 08.00 Wita, warga dan perangkat pemerintahan Kecamatan Panakkukang menggelar upacara dengan konsep, peserta memakai pakaian adat.

Gerakan Gender Watch YKPM Sulsel, Kampanye Kemerdekaan dalam Keberagaman

Kinerja Kinclong Sektor Pertanian, Hadiah Mentan Untuk HUT RI Ke-47

VIDEO; Detik-detik Pengibaran Bendera HUT RI di Toraja Utara

"Tadi pagi itu upacara pengibaran bendera merah putih, ada yang pakai baju dari adat jawa, bugis makassar, toraja dan beberapa baju adat lain," jelas Kasim kepada tribun.

Pada tema acara HUT Kemerdekaan ke 74 tahun 2019. Warga atau pemuda Armed Al Maarif Kampung Paropo mengangkat tema Paropo Maju, Makassar, Indonesia Maju.

Menurut masyarakat Kampung Paropo, tema tersebut menggambarkan sebuah filosofi tetantang kemajuan di Indonesia harus dibangun dari hal yang terkecil.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved