Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

TRIBUNWIKI: Sejarah 8 Lomba 17 Agustus Beserta Maknanya

Tepat pada tahun 2019, Indonesia akan merayakan ulang tahunnya yang ke-74. Segala persiapan pun dilakukan.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ansar
TRIBUNSUMSEL.COM/SHINTA DWI ANGGRAINI
17 Agustus tinggal menghitung hari. Sebagai bagian tradisi yang tak terlewatkan pada saat 17 an, berbagai perlombaan mulai diadakan diberbagai tempat. Tak terkecuali di sekolah. 

Peserta lomba duduk di kursi dan berusaha makan kerupuk secepat mungkin.

Lomba ini selain menarik juga kreatif dan lucu untuk memeriahkan peringatan hari kemerdekaan Indonesia.

5. Lomba Balap Karung Pakai Helm

Lomba satu ini bakal memeriahkan dan menimbulkan tawa bagi para penontonnya.

Lomba balap karung pakai helm dilakukan seperti balapan karung pada umumnya.

Namun para peserta memakai helm di kepala.

Ketika jatuh, kepala bisa terhindar dari benturan.

Selain melatih kegigihan dan keseimbangan, lomba satu ini termasuk antimainstream dan kreatif.

6. Lomba Makan Kerupuk

Sejarah lomba makan kerupuk berasal dari keadaan rakyat Indonesia yang masih belum memiliki kemampuan ekonomi yang baik setelah zaman penjajahan.

Keadaan tersebut membuat kerupuk menjadi bagian dari lauk pauk yang menjadi simbol pangan.

Setelah negara kita semakin baik perekonomiannya, kerupuk beralih fungsi menjadi makanan pelengkap.

7. Lomba Balap Karung

Sejarah lomba balap karung ternyata terinspirasi dari kehidupan rakyat Indonesia pada zaman penjajahan Jepang.

Dulu, karena keadaan ekonomi yang kurang baik, rakyat Indonesia biasa mengenakan karung goni ke mana-mana.

8. Lomba Panjat Pinang

Pada awalnya, lomba panjat pinang diadakan para pejabat Belanda ketika mereka mengadakan acara perayaan pernikahan.

Orang Belanda akan menaruh hadiah-hadiah di atas pohon pinang dan memperlombakan rakyat Indonesia agar bisa menjadi atraksi yang menarik dan mengundang tawa dari para undangan.

Saat ini, panjat pinang bukan lagi dilihat sebagai perlombaan yang menghina rakyat Indonesia, melainkan permainan rakyat yang seru untuk menguji kreativitas dan kerjasama.

Sumber berita: https://style.tribunnews.com/2019/08/13/sejarah-lomba-17-agustus-meriahkan-hari-kemerdekaan-ri-makan-kerupuk-hingga-panjat-pinang?page=all

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved