Setelah Gubuknya Terbakar, Kakek Arsyad Pemulung Sebatangkara di Barru Kini Punya Rumah Cantik

Presiden Masjid Kurir Langit, Muhammad Nur Syahid, mengakui adanya penyerahan rumah panggung baru untuk kaum dhuafa

Setelah Gubuknya Terbakar, Kakek Arsyad Pemulung Sebatangkara di Barru Kini Punya Rumah Cantik
Muhammad Nur Syahid
Presiden Masjid Kurir Langit, Muhammad Nur Syahid bersama Tim Masjid Kurir Langit menyerahkan bantuan rumah untuk dhuafa kakek Arsyad (ketiga dari kanan), korban kebakaran di Kampung Bottoe, Kelurahan Lalolang Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru, Jumat (16/8/2019). 

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Perhatian Tim Masjid Kurir Langit terhadap kaum dhuafa kembali ditunjukkan.

Kali ini satu unit rumah panggung diserahkan kepada Kakek Arsyad, pemulung yang beberapa waktu lalu rumahnya rata dengan tanah akibat peristiwa kebakaran.

Rumah baru ini sudah diserahkan tim Masjid Kurir Langit.

Presiden Masjid Kurir Langit, Muhammad Nur Syahid, mengakui adanya penyerahan rumah panggung baru untuk kaum dhuafa yang menjadi korban kebakaran di Bottoe Barru, yakni kakek Aryad.

"Alhamdulillah, wujud bantuan dari Tim Masjid Kurir Langit atas izin Allah akhirnya selesai juga pembangunan rumah baru untuk Kakek Arsyad. Korban kebakaran ini merupakan dhuafa pemulung yang rumahnya habis dilalap sijago merah pada Juni 2019," kata Nur Syahid kepada TribunBarru.com, melalui via WhatsApp, Jumat (16/8/2019).

Ditambahkan Syahid, bantuan yang didapatkan adalah atas izin Allah yang telah memuliakan hambanya lewat cobaan yang diberikan.

Nur Syahi pun mendoakan, semoga Kakek 70 tahun itu diangkat kembali hidupnya jauh lebih baik.

"Mari dari sini kita belajar, sangat mudah bagi Allah menghabiskan sebanyak apapun harta kita, tapi juga sangat mudah bagi Allah untuk memberikan banyak rezeki kepada siapa saja yang Allah kehendaki," tuturnya.

Dia melanjutkan, melalui kebaikan yang dikumpulkan Tim Masjid Kurir Langit, akhirnya sebuah rumah panggung kayu berbahan terbaik beserta perabot terbaik, instalasi kelistrikan, dan lengkap dengan biaya-biaya untuk Kakek Arsyad selama menunaikan umroh dan haji diberikan.

Penyerahan rumah ini selain dihadiri langsung Presiden Masjid Kurir Langit, AM Nur Syahid, hadir juga Ustadz H. Ismail H (Pengawas Syariah Masjid Kurir Langit), Lurah Kelurahan Lalolang, Babinsa, tokoh masyarakat, Tim Sedekah Rumah dan Relawan Masjid Kurir Langit menyerahkan secara resmi rumah baru ini di Bottoe, Kabupaten Barru.

"Kita do’akan semoga bantuan ini menjadi wasilah hidayah dari Allah untuk Kakek Arsyad, agar semakin dekat dengan Allah, sehat dan panjang umur dalam ketakwaan kepada Allah. Selamat menempati rumah baru untuk kakek Arsyad," imbuh Nur Syahid.

Kakek Arsyad (70), adalah pemulung yang hidup sebatangkara di gubuknya di Kampung Bottoe, kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Saat sedang berada di Pasar Tanete Barru untuk mencari botol plastik, Sabtu (15/6/2019), gubuknya itu terbakar hingga rata dengan tanah.

Uang Rp 2 juta yang ia kumpulkan dari memulung untuk biaya umrah, ikut hangus dalam peristiwa ini.

Musibah yang dialami Kakek Arsyad memicu rasa kemanusiaan. Semua orang berlomba-lomba memberi bantuannya. Mulai dari membangunkan rumah hingga memberi tiket umrah gratis. 

Penulis: Akbar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved