Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

4 Pria Ini Ekspedisi Gunung Gandang Dewata Mamasa 7 Hari Perjalanan

Di gunung ini terdapat banyak satwa yang dilindungi, salah satunya anoah. Karena itu, gandang dewata ditetapkan sebagai taman nasional pada tahun 2017

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Ansar
Akbar
Akbar dan rekannya saat berada di puncak gunung gandang dewata 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Gunung Gandang Dewata terletak di sebelah utara Kota Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Di gunung ini terdapat banyak satwa yang dilindungi, salah satunya anoah.

Karena itu, gandang dewata ditetapkan sebagai taman nasional pada tahun 2017 lalu.

Selain sebagai taman nasional, gandang dewata juga menjadi tujuan bagi para pecinta alam.

Nyabu, Andi Ciwang Oknum ASN Sidrap Ditangkap Polisi

 Jadwal Liga Spanyol Pekan 1 - Laga Celta Vigo vs Real Madrid, Athletic Bilbao vs Barcelona Live SCTV

Fakta-fakta Sosok Budi Setiyanto, Dosen Fakultas Teknik UGM yang Gantung Diri di Teras Rumahnya

Gandang dewata berada di ketinggian 3037 meter dari permukaan laut (MDPL).

Karena berada di ketinggian lebih dari 3000 meter, jalur menuju puncak gandang dewatapun cukup ekstrem.

Saking ekstremnya, beberapa pendaki di gunung ini dikabarkan hilang dan meninggal.

Tahun 2013 lalu sala satu mahasiswa pencinta alam bernama Farhan ditemukan meninggal di jalur gandang dewata.

Bahkan tak jarang pendaki yang sudah menginjakkan kaki dipuncak gandang dewata menyebutkan bahwa gunung ini memiliki banyak cerita mistis.

Untuk menuju ke puncak gunung gandang dewata, terdapat dua jalur. Yakni jalur Paku, Kecamatan Tabulahan dan Jalur Rante Pongko, Kecamatan Mamasa.

Masing-masing jalur pendakian gunung gandang dewara ini memiliki 10 pos pendakian.

Nyabu, Andi Ciwang Oknum ASN Sidrap Ditangkap Polisi

 Jadwal Liga Spanyol Pekan 1 - Laga Celta Vigo vs Real Madrid, Athletic Bilbao vs Barcelona Live SCTV

Fakta-fakta Sosok Budi Setiyanto, Dosen Fakultas Teknik UGM yang Gantung Diri di Teras Rumahnya

Jalur yang terjal, curam dan menantang, menjadi daya tarik bagi pendaki untuk menguji nyali.

Namun demikian, beberapa pendaki mampu melakukan ekspedisi di gunung ini.

Salah satunya, empat pria asal Bandung dan Makassar.

Mereka adalah Akbar Simon dan Egi Caru' dari Mapala Bharawana Unjani Cimahi, serta Semosir dan Lingga, Mapala UIT Makassar.

Kepada Tribunmamasa.com, Akbar menyebutkan, ia dan rekannya mulai mendaki dari jalur Paku pada 6 Agustus lalu.

Ia menghabiskan waktu selama 7 hari perjalann, hingga tiba di Rante Pongko pada 13 Agustus.

"Mulai nanjak itu tanggal 6, tiba di Mamasa tanggal 13," ungkap Akbar Jumat (16/8/2019) pagi.

Kata dia, gunung gandang dewata salah satu gunung tertinggi yang pernah ia daki.

Gandang dewata tutur Akbar, memiliki keindahahan alam yang sangat luas dan jalur tracking yang cukup panjang.

Untuk menaklukkan gunung ini, pendaki harus melewati jalur yang cukup ekstrem.

Dari jalur Paku, menurut dia, jalur yang cukup ekstrem terdapat di antara pos 6 dan pos 7.

"Di track itu kita turun lembah yang curam dan naik punggungan yang cukup tinggi, sampai track itu di dada," katanya.

Meski cukup menantang, namun ia mengaku cukup puas ketika tiba di atas puncak gunung gandang dewata.

Sehingga, target yang seharusnya delapan hari dilalui dengan ekspedisi, ia dan rekannya mampu menembus perjalanan selama 7 hari.

"Alhamdulillah kita bisa tembus 7 hari perjalanan," katanya lanjut.

Untuk tiba di kota Mamasa, Akbar mengaku mendirikan camp selama enam kali.

Meski banyak rintangan dan rintangan, ia dan rekannya tidak mengalami hambatan dan kendala yang cukup berarti.

Bahkan jalur tracking yang menantangpun dianggap Akbar tidak bisa ia lupakan.

"Yang tidak bisa saya lupakan itu, jalurnya yang cukup menantang," tutup Akbar.

Laporan wartawan @rexta_sammy

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved