Hadiri Acara KPK di Palopo, Bupati Sidrap Ajak Wajib Pungut Pajak

Dollah datang bersama Kepala BPKD Sidrap, Nasruddin Waris, Kabid Pendapatan, Muhammad Yusuf DM dan beberapa aparat lainnya

Hadiri Acara KPK di Palopo, Bupati Sidrap Ajak Wajib Pungut Pajak
Darullah/tribunparepare.com
Sejumlah kepala daerah hadiri kegiatan diseminasi wajib pajak atau wajib pungut pajak hotel, restoran, hiburan dan parkir, di Rujab Wali Kota Palopo, Kamis (15/8/2019). 

TRIBUN-SIDRAP.COM, SIDRAP - Bupati Sidrap, H Dollah Mando menghadiri diseminasi wajib pajak atau wajib pungut pajak hotel, restoran, hiburan dan parkir, di Rujab Wali Kota Palopo, Kamis (15/8/2019) siang.

Kegiatan ini, digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, dan dihadiri 7 kabupaten atau kota lain di Sulsel.

Selain Palopo sebagai tuan rumah, turut hadir perwakilan Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu Timur dan Enrekang.

Dollah datang bersama Kepala BPKD Sidrap, Nasruddin Waris, Kabid Pendapatan, Muhammad Yusuf DM dan beberapa aparat lainnya.

Dollah juga membawa sejumlah wajib pungut pajak dari Kabupaten Sidrap.

Mereka mewakili pengusaha hotel, restoran dan tempat hiburan di Bumi Nene Mallomo.

"Kami memfasilitasi wajib pungut pajak untuk hadir di tempat ini, mendengar langsung penjelasan KPK soal pemasangan perangkat pajak online," ujar Dollah.

Dollah berharap, para pengusaha membantu mensosialisasikan ke rekan pengusaha yang lain dan kepada konsumennya.

Dalam acara itu, Kepala Koordinator Wilayah 8 KPK RI, Adlin Syah Malik Nasution menegaskan, pengusaha berkewajiban memungut pajak untuk disetor ke pemerintah daerah.

"Pengusaha wajib memungut pajak yang dititipkan konsumen sebagai wajib pajak untuk diserahkan ke pemda, jadi uang yang disetor bukan uang usahanya," kata Choki, panggilan akrab Adlin Syah.

Choki menegaskan, jika ada pengusaha yang tidak mendukung program tersebut, KPK akan merekomendasikan untuk ditutup.

"Apalagi kalau tidak menyetor pajak ke Pemda, termasuk penggelapan pajak, dan akan berurusan dengan aparat hukum," lontar Choki.

"Intinya, KPK akan terus mengawal dan mengawasi program ini," tandasnya.

Laporan wartawan TribunSidrap.com, Darullah, @uull_darullah.

Penulis: Darullah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved