Caketum AKPI Bicara Pailit dan PKPU di Makassar

Mereka yakni Anselmus Bona Paralua Sitanggang SH MH dan Yudhi Wibhisana SH LLM.

Caketum AKPI Bicara Pailit dan PKPU di Makassar
hasim arfah/tribun-timur.com
Dua praktisi Kepailitan dan PKPU menjadi pembicara dalam Talk Show Kepailitan & Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) "Dimata Pengusaha Kota Makassar" di Black Canyon Coffee, Jl Letjen Hertasning, Makassar, Sulsel, Rabu (14/8/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-  Dua praktisi Kepailitan dan PKPU menjadi pembicara dalam Talk Show Kepailitan & Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) "Dimata Pengusaha Kota Makassar".

Kegiatan berlangsung di Black Canyon Coffee, Jl Letjen Hertasning, Makassar, Sulsel, Rabu (14/8/2019).

Mereka yakni Anselmus Bona Paralua Sitanggang SH MH dan Yudhi Wibhisana SH LLM.

Mereka berasal dari Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI).

65 Rider Uji Nyali di Ajang Six Days Explore Rampi-Seko

Antusias Suporter saat PSM Makassar Jamu Barito Putra, Bandingkan Waktu Lawan Persija !

AHY & Demokrat Siap-siap Gigit Jari Tak Dapat Jatah Menteri Jokowi Gerindra Mungkin, Kode Kerasnya

Mereka berdua juga ini adalah calon ketua umum dan calon sekretaris jenderal AKPI 2019-2022 di Rapat Anggota Tahunan di Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, 28 Agustus 2019.

Selain itu, ada juga Direktur Utama IMB Group, Andi Rachmat Manggabarani; Praktisi Hukum Achmad Ramzah; Pengurus Kadin Sulsel.

Dalam Yudhi Wibhisana SH LLM mengatakan, bisnis bank adalah bisnis tradisional.

Sehingga, tak bisa membiayai bisnis online.

"Jangan pikir start up laku di bank, berpikir bagaimana angle investor bisa masuk. Bagaimana caranya, harus punya value (nilai)," katanya.

Ia pun mengatakan, Bukalapak sudah punya nilai bisnis Rp 10 triliun

65 Rider Uji Nyali di Ajang Six Days Explore Rampi-Seko

Antusias Suporter saat PSM Makassar Jamu Barito Putra, Bandingkan Waktu Lawan Persija !

AHY & Demokrat Siap-siap Gigit Jari Tak Dapat Jatah Menteri Jokowi Gerindra Mungkin, Kode Kerasnya

Halaman
12
Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved