Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: 11 Penemuan yang Mengubah Dunia
Penemuan-penemuan tersebut lah yang dikembangkan menjadi sesuatu yang berguna hingga saat ini.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
8. Alat batu
Alat yang berasal dari batu merupakan teknologi paling awal dan paling sederhana yang dibuat manusia.
Ketika itu, alat ini digunakan oleh Homo habilis pada 2 juta tahun yang lalu.
Alat ini digunakan sebagai alat pemotong daging dan lain-lain.
Sampai saat ini, teknologi ini masih digunakan sebagai alat untuk memotong, menggergaji, menghancurkan, atau menghancurkan bahan makanan ataupun membantu manusia dalam beraktivitas.
Tanpa inovasi ini, manusia tak akan mengenal alat seperti sendok ataupun perkakas dapur lainnya.
9. Seluloid
Seluloid merupakan plastik sintetis pertama, sangat penting untuk kehidupan seperti yang kita kenal.
Teknologi ini dikembangkan pada 1860-an dan 1870-an oleh industrialis dan penemu John Wesley Hyatt.
Sebelum itu, dunia tak dapat menggunakan kantong plastik, boneka, alat makan dan bahkan jam tangan.
Namun, sekarang teknologi ini semakin ditinggalkan dengan menggunakan plastik yang lebih ramah lingkungan.
10. Telegraf
Di tahun 1830-an, Samuel Finley Breese Morse dan Alfred Vail berhasil mengembangkangkan telegraf yang ada saat itu menjadi telegraf elektrik dan menggunakan kode-kode khusus.
Penemuan besar ini kemudian disusul dengan penemuan lain berupa Sandi Morse. Pada dasarnya, kode Morse adalah alat komunikasi awal yang menggunakan titik dan garis atau suara panjang dan pendek yang berkorelasi dengan setiap huruf alfabet latin.
Kode morse bekerja dengan mengirimkan sinyal listrik melalui kabel yang diletakkan di antara stasiun.
Pesan telegraf pertama dilakukan oleh Morse pada 1844 dari washington, D. C. ke Baltimore, Maryland.
Pada 1866, garis telegraf telah terpasang melintasi samudra atlantik dari asia ke eropa.
Meskipun telegraf telah digantikan oleh telepon, mesin faks, dan Internet yang bahkan lebih cepat, penemuannya berdiri menjadi pondasi awal bagi dalam sejarah telekomunikasi dunia.
11. Kode Morse membantu anggota Pramuka
Cara kerja telegraf adalah dengan menekan kode untuk setiap huruf dalam bentuk sinyal panjang dan pendek.
Sinyal pendek disebut sebagai dits (direpresentasikan sebagai titik).
Sinyal panjang disebut sebagai dahs (diwakili sebagai tanda hubung).
Kode tersebut diubah menjadi impuls listrik dan dikirim melalui kabel telegraf.
Sinyal panjang dan pendek inilah yang disebut dengan sandi atau kode Morse.
Awalnya, kode Morse pertama kali dikenal dengan kode Morse Amerika sesuai tempat asalnya dan berbeda dengan hari ini.
Namun, konferensi di Berlin tahun 1851 telah menetapkan versi Morse internasional yang masih digunakan hingga sekarang.
Dalam perkembangannya, ada beberapa versi kode Morse yang menggunakan huruf lain selain, seperti kode Wabun yg merupakan versi Jepang dan SKAT yang menjadi kode Morse Korea.
Kecepatan pengiriman pesan dalam kode Morse biasanya adalah beberapa kata per menit (WPM).
Kata "Paris" digunakan sebagai panjang kata standar.
Operator kode Morse yang berpengalaman biasanya dapat mengirim dan menerima pesan dengan kecepatan 20-30 WPM.
Hingga kini, meski telegraf bisa dibilang sudah ketinggalan jaman, kode Morse terus digunakan.
Sandi ini terus diajarkan dalam kegiatan pramuka.
Tujuannya adalah agar para anggota pramuka dapat menggunakannya di saat genting.
Sandi Morse membantu para anggota pramuka yang tersesat atau mengirim sinyal bantuan dalam jarak yang cukup jauh.
Sumber berita: https://internasional.kompas.com/read/2018/12/14/17453121/9-penemuan-yang-mengubah-dunia?page=all
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/steve-wozniak_20160828_103149.jpg)