Kisah Muchtar Djaya, Lurah yang Diturunkan Jabatannya Oleh Bupati Takalar

Ia pun datang menghadiri acara pelantikan dan pengangkatan pejabat lingkup Pemkab Takalar.

Kisah Muchtar Djaya, Lurah yang Diturunkan Jabatannya Oleh Bupati Takalar
ari maryadi/tribungowa.com
Bupati Takalar Syamsari Kitta ketika mengambil sumpah jabatan para pejabat lingkup Pemkab Takalar, Kamis (8/8/2019) lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Muchtar Djaja (48), masih ingat betul ketika dirinya tiba-tiba mendapat undangan mutasi jabatan pada September 2018 tahun lalu.

Ia pun datang menghadiri acara pelantikan dan pengangkatan pejabat lingkup Pemkab Takalar.

Belakangan ia baru mengetahui, jika dirinya diberi demosi atau penurunan jabatan.

Pria kelahiran 12 Maret 1971 ini tidak lagi menjabat sebagai Lurah Pappa, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar.

Jabatan yang ia emban sejak September 2017.

Ia diturunkan menjadi Kepala Seksi Kantor Lurah Pappa.

Djaja mengaku heran dengan pemberhentian dirinya sebagai Lurah. Sebab dirinya merasa tidak pernah melakukan kesalahan.

Ia juga mengaku selalu menjalankan kinerjanya sebagai lurah dengan baik.

"Saya tidak tahu kenapa didemosi. Padahal saya tidak pernah diberi sanksi, pemanggilan, ataupun surat tertulis sebelumnya," kenang Djaja kepada Tribun Timur, Selasa (13/8/2019).

Djaja tak sendiri diberi demosi ketika itu. Total ada 18 pejabat yang diberi penuruan jabatan oleh Bupati Takalar, Syamsari Kitta.

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved