Bahas Pertanian, Syahar Dialog Bareng Warga Dua Pitue Sidrap

Bertempat di kediaman Ketua Gapoktan Kampale Sukardiman, turut hadir kepala Desa Kampale Ashar Sose, Abd Rahim

Bahas Pertanian, Syahar Dialog Bareng Warga Dua Pitue Sidrap
Dokumen Syaharuddin Alrif
Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif menggelar dialog pertanian bersama masyarakat Desa Kampale dan Kelurahan Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap, Senin (12/8/2019). 

Laporan Wartawan tribuntimur.com / Abdul Azis Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif menggelar dialog pertanian bersama masyarakat Desa Kampale dan Kelurahan Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap, Senin (12/8/2019).

Bertempat di kediaman Ketua Gapoktan Kampale Sukardiman, turut hadir kepala Desa Kampale Ashar Sose, Abd Rahim (PPL Pendamping), dan anggota DPRD Sidrap terpilih Kartini.

Sukardiman mengaku senang dan gembira dengan kedatangaan Syahar. Iapun menyampaikan aspirasi masyarakat terkait pertanian di daerahnya.

"Ada beberapa point yang ingin saya sampaikan kepada Pak Syaharuddin Alrif di antaranya masalah yang dihadapi petani di Dua Pitue," katanya dalam rilis diterima Tribun via pesan Whatsapp, Senin (12/8/2019).

"Sekarang semisal pembangunan jaringan irigasi tersier sebagai infrastruktur penunjang agar petani tidak ada lagi yang kekurangan air," Sukardiman menambahkan

Sekretaris DPW Nasdem Sulawesi Selatan ini langsung mendengar aspirasi masyarakat dan berdialog dengan petani untuk mencarikan solusi agar petani di Dua Pitue, terkhusus desa Kampale bisa lebih meningkat produktivitas areal persawahan mereka.

"Kapasitas saya sebagai wakil rakyat akan saya manfaatkan untuk memperjuangkan dengan meminta penambahan infrastruktur penunjang kepada dinas pertanian dan PSDA Provinsi. Ini agar kelompok tani yang lokasi sawahnya masih tadah hujan bisa terbantu dengan dibangunnya irigasi tersier tersebut," ujar Syahar.

Syahar menambahkan, selain jaringan irigasi tersier, pembangunan jalan poros Kampale sejauh dua kilometer jaga harus terealisasikan karena merupakan point penting agar akses keluar masuk desa menjadi lancar.

"Pembangunan jalan poros desa Kampale ini harus terus diperjuangkan, tentu kalo akses keluar masuk lancar, akselerasi dan percepatan pembangunan desa akan sangat terasa," jelas ucap suami Haslinda Hasan itu.

Sama halnya dengan yang terjadi di Kelurahan Tanru Tedong, Syahar menggelar dialog terbuka sekaligus pertemuan dan penyerahan bantun pupuk kepada masyarakat.

Sementara Kartini menyambut baik langkah Syaharuddin Alrif.

"Pak Syahar ini meskipun masi muda tapi sudah menunjukkan prestasi dan kinerja nyata. Untuk keluar dari segala carut-marut dan berbagai masalah pertanian di Sidrap setahun belakangan ini, kita membutuhkan sosok muda, cerdas, enerjik seperti beliau," jelasnya.(zis)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved