Polsek Saluputti Damaikan 2 Warga Bittuang Tator yang Konflik, Ada Persoalan Terkait Dukun

Bernadus keberatan lantaran nama baiknya dilecehkan. Dia dituduh meracuni Agustina dengan cara guna-guna (dukun).

Polsek Saluputti Damaikan 2 Warga Bittuang Tator yang Konflik, Ada Persoalan Terkait Dukun
tommy
Lumbung Kemitraan Polisi, Polsek Saluputti mendamaikan dua pihak yang berselisih akibat pencemeran nama baik, Lembang Pali, Bittuang, Tana Toraja, Sabtu (10/8/2019). 

TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE--Seorang pria asal Lembang Pali, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, Bernadus Okke melaporkan Agustina ke Polisi akibat menyebar hoax, Sabtu (10/8/2019).

Bernadus keberatan lantaran nama baiknya dilecehkan. Dia dituduh meracuni Agustina dengan cara guna-guna (dukun).

Tuduhan tersebut berawal saat Agustina bersama seorang temannya mendatangi dukun di Tapokko, Lembang Salu Tapokko, Kecamatan Saluputti, Kabupaten Tana Toraja.

Promo Akhir Pekan, Aneka Susu Turun Harga di Alfamart

Jelang Iduladha, Harga Cabai Rawit di Pasar Sentral Pangkep Naik

Rafathar, Nagita Slavina & Raffi Ahmad Tak Kuasa Nahan Tangis Meri Pamit Setelah 13 Tahun Bekerja

Dalam kondisi setengah sadar, Agustina di tanya oleh dukun tersebut bahwa siapa yang telah meracuni dirinya.

Kemudian Agustina menjawab bahwa, Bernaduslah yang telah melakukan hal tersebut.

Ungakapan Agustina itu kemudian di Videokan oleh orang yang mengantar Agustina ke dukun. Kemudian memperlihatkanya ke Agustina setelah sadar.

Berdasarkan video itu, Agustina yakin bahwa yang meracuninya adalah Bernadus Okke sekeluarga. Video rekaman itu pun disebar ke warga.

Video tersebut viral dan menjadi buah bibir warga di Lembang Pali.

Akibatnya, Keluarga Bernadus Okke dihindari oleh warga Pali, atas beredarnya video tersebut.

Tak terima dengan tuduhan tersebut, Bernadus Tokko kemudian melaporkannya ke Polisi dalam hal ini Polsek Saluputti.

Halaman
12
Penulis: Tommy Paseru
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved