Perwira Polisi Dipecat Karena Jarang Masuk Milih Jadi Tukang Ojek Penghasilannya Rp 30-50 Ribu

Perwira Polisi Dipecat Karena Jarang Masuk Milih Jadi Tukang Ojek Penghasilannya Rp 30-50 Ribu

Perwira Polisi Dipecat Karena Jarang Masuk Milih Jadi Tukang Ojek Penghasilannya Rp 30-50 Ribu
Kompas.com
Inspektur Satu Triadi menjalani sidang 

Perwira Polisi Dipecat Karena Jarang Masuk Milih Jadi Tukang Ojek Penghasilannya Rp 30-50 Ribu

TRIBUN-TIMUR.COM,- Ada saja alasan orang lain untuk melakukan pekerjaan sambilan.

Termasuk mereka yang sudah Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekalipun. 

Baca: Para Jomblo Cek Ramalan Zodiak Cinta Minggu 11 Agustus 2019 Pisces Bilang Cinta & Capricorn PDKT

Baca: RAMALAN ZODIAK Minggu 11 Agustus 2019 Leo Bersantai, Virgo Fokus & Scorpio Pilih Berkebun

Baca: Hari Raya Idul Adha Minggu 11 Agustus 2019, Ini Niat dan Tata Cara Shalat Idul Adha

Baca: Penyanyi Afgan Teman Dekat Rossa & Raisa Pamit dari Dunia Musik, Penggemar Tak Terima Alasan Ini

Baca: TERBONGKAR Ayu Ting Ting Ternyata Rela Begini Bareng Penyanyi Turki Demi Kesuksesan Lagu ApalahCinta

Baca: Wujud Mungil Tapi Siapa Sangka Segini Harga Tas Luna Maya Sahabat Raffi Ahmad & Ayu Dewi

Baca: Sisi Lain Raffi Ahmad Rela Beri Cincin Berlian Kado Pernikahan Nagita Slavina ke Office Boy

Hal ini juga terjadi dengan salah satu perwira polisi di Satuan Sabhara Kepolisian Resor (Polres) Kendari.

Ialah Inspektur Satu Triadi direkomendasikan untuk mendapatkan pemberhentian tetap dengan tidak hormat (PTDH).

Pemberhentian tetap direkomendaskan oleh majelis sidang Komisi Kode Etik (KKE) di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang digelar, Jumat (9/8/2019) sore.

Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/8/2019), mengatakan, sanksi PTDH itu dikeluarkan lantaran Triadi meninggalkan tugas selama 62 hari secara berturut-turut tanpa izin pimpinan.

Akhirnya dalam sidang itu terungkap bahwa yang bersangkutan absen berkantor karena menjadi tukang ojek di Kota Kendari.

“Benar alasan terduga pelanggar tidak melaksanakan tugas tanpa izin pimpinan karena menjadi tukang ojek dengan penghasilan Rp 30.000 sampai Rp 50.000 per hari,” kata Harry.

Dijelaskan Harry, tindakan Triadi itu sudah dua kali dilakukan.

Halaman
12
Tags
polisi
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved