Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kini Tembus Peringkat 2 Dunia, Hendra Setiawan Berpeluang Samai Rekor Juara Dunia Liliyana Natsir

Hendra Setiawan berpeluang menyamai jumlah gelar juara dunia yang diraih Liliyana Natsir pada Kejuaraan Dunia BWF 2019 di Basel

Editor: Anita Kusuma Wardana
@badminton.ina
Kini Tembus Peringkat 2 Dunia, Hendra Setiawan Berpeluang Samai Rekor Juara Dunia Liliyana Natsir 

TRIBUN-TIMUR.COM-Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan berpeluang menyamai jumlah gelar juara dunia yang diraih Liliyana Natsir pada Kejuaraan Dunia BWF 2019 di Basel, Swiss.

Saat ini, baru ada dua pebulu tangkis asal Indonesia yang berhasil meraih minimal tiga titel kampiun dunia.

Kedua pemain itu adalah Hendra Setiawan dan Liliyana Natsir.

Baca: Daftar Lengkap 16 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis, Sektor Ganda Putra Jadi Andalan

Baca: Jaring Potensi Atlet Bulu Tangkis di Pangkep, Buruan Daftar Forkopimda Cup 2019

Baca: ADA APA? Mantan Pebulu Tangkis Peraih Medali Emas Olimpiade Athena Taufik Hidayat Diperiksa KPK?

Hendra sudah memiliki tiga medali emas kejuaraan dunia, sementara Liliyana Natsir mengoleksi empat gelar juara dunia sepanjang kariernya.

Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan
Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan (Instagram)

Tahun ini, Hendra Setiawan berpeluang besar menyamai jumlah gelar juara dunia Liliyana Natsir.

Kans itu kian bertambah seiring dengan dirilisnya peringkat dunia terkini oleh BWF.

Memasuki pekan ke-32, Hendra Setiawan yang berpasangan dengan Mohammad Ahsan berhasil memperbaiki peringkat dunia mereka sebanyak dua posisi.

Kini, duet berjulukan The Daddies itu menempati peringkat kedua dunia.

Mereka cuma kalah dari rekan senegara, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Hendra/Ahsan menjadi runner up Indonesia Open 2019 setelah kalah dari kompatriotnya, Marcus/Kevin
Hendra/Ahsan menjadi runner up Indonesia Open 2019 setelah kalah dari kompatriotnya, Marcus/Kevin (Instagram)

Baca: UPDATE BWF World Rankings-Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra Cetak Rekor, Jonatan Tembus Top 4 Dunia

Pada Kejuaraan Dunia BWF 2019, Ahsan/Hendra menempati posisi unggulan keempat.

Namun, jika mengacu pada peringkat dunia saat ini plus performa mereka sepanjang kalender kompetisi BWF World Tour 2019, rasanya tidak berlebihan jika menyebut Ahsan/Hendra sebagai calon juara dunia.

Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan akan memulai perjuangan pada Kejuaraan Dunia BWF 2019 dengan mendapat bye.

Dengan bye, Ahsan/Hendra otomatis lolos ke babak kedua.

Ahsan/Hendra
Ahsan/Hendra (Instagram)

Pada fase ini, The Daddies akan menjumpai pemenang duel antara Joshuan Magee/Paul Reynolds (Republik Irlandia) dan Jelle Maas/Robin Tabeling (Belanda).

Kejuaraan Dunia BWF 2019 dijadwalkan berlangsung di St Jakobshalle, Basel, Swiss, pada 19-25 Agustus mendatang.

Berikut daftar gelar juara dunia yang diraih Hendra Setiawan hingga saat ini.

2007: ganda putra bersama Markis Kido

2013: ganda putra bersama Mohammad Ahsan

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (Instagram)
Hanya Ada 1 Pebulu Tangkis Indonesia Bisa Raih 2 Titel dalam Satu Kejuaraan Dunia BWF, Siapa Dia?

Kejuaraan Dunia Bulutangkis BWF 2019 akan berlangsung pada 19-25 Agustus 2019 di St Jakobshalle, Basel, Swiss.

Hasil undian alias drawing pertandingan pun telah dirilis BWF sejak Senin (5/8/2019) kemarin.

Dengan begitu, para kontestan sudah bisa menghitung peluang sekaligus mempersiapkan diri mereka demi meraih hasil optimal pada Kejuaraan Dunia BWF 2019.

Indonesia sendiri mengirimkan 16 wakilnya yang akan bertanding di lima sektor Kejuaraan Dunia BWF 2019.

Baca: Daftar Lengkap 16 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis, Sektor Ganda Putra Jadi Andalan

Baca: 3 Link Live Streaming Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018, Nonton Aksi 11 Wakil Indonesia di Sini

Bicara mengenai hasil optimal, ada sejumlah pemain yang pernah merasakan manisnya raihan gelar juara lebih dari satu dalam satu penyelenggaraan.

Sosok terakhir yang mampu melakukan pencapaian ini adalah eks pebulu tangkis ganda asal China, Zhao Yunlei.

Sejarah mencatat, Zhao Yunlei pernah dua kali meraih dua medali emas dalam satu penyelenggaraan kejuaraan dunia.

Zhao yang bermain pada nomor ganda putri (berpasangan dengan Tian Qing) dan ganda campuran (bertandem dengan Zhang Nan) membukukan prestasi tersebut pada tahun 2014 dan 2015.

Zhao bukanlah satu-satunya pebulu tangkis China yang memiliki pencapaian prestisius ini.

Selain dia, masih ada tiga pemain lagi yang mampu melakukannya, termasuk Gao Ling pada Kejuaraan Dunia 2001.

Berbeda dengan China yang seakan tak berhenti melahirkan sosok-sosok juara di antara juara pada kejuaraan dunia, Indonesia baru satu kali memiliki kesempatan tersebut.

Legenda bulu tangkis Indonesia, Christian Hadinata.
Legenda bulu tangkis Indonesia, Christian Hadinata. (Bola)
Pencapaian prestasi tinggi ini ditorehkan Christian Hadinata pada Kejuaraan Dunia 1980.

Kala itu, Christian Hadinata yang turun pada nomor ganda putra dan ganda campuran sukses meraih gelar juara.

Sosok yang akrab disapa Koh Chris tersebut memenangi titel kampiun dunia ganda putra 1980 bersama Ade Chandra.

Christian Hadinata dan Ade Chandra
Christian Hadinata dan Ade Chandra (BWF)

Adapun medali emas ganda campuran Kejuaraan Dunia BWF Tahun 1980 diraih Christian Hadinata bersama Imelda Wiguna.

Baca: Daftar Lengkap 16 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis, Sektor Ganda Putra Jadi Andalan

Di luar China dan Indonesia, ada dua negara lagi yang juga memiliki atlet bulu tangkis dengan pencapaian serupa.

Kedua negara itu adalah Denmark dan Korea Selatan.

Berikut daftar pebulu tangkis yang sanggup meraih dua gelar juara dalam satu penyelenggaraan kejuaraan dunia:

1. Lene Koppen (Denmark)

Kejuaraan Dunia 1977: tunggal putri dan ganda campuran (bersama Steen Skovgaard)

2. Christian Hadinata (Indonesia)

Kejuaraan Dunia 1980: ganda putra (bersama Ade Chandra) dan ganda campuran (bersama Imelda Wiguna)

3. Park Joo-bong (Korea Selatan)

Kejuaraan Dunia 1985: ganda putra (bersama Kim Moon-soo) dan ganda campuran (bersama Yoo Sang-hee)

Kejuaraan Dunia 1991: ganda putra (bersama Kim Moon-soo) dan ganda campuran (bersama Chung Myung-hee)

4. Han Aiping (China)

Kejuaraan Dunia 1985: tunggal putri dan ganda putri (bersama Li Lingwei)

Baca: Daftar Harga Hp Samsung Terbaru Agustus 2019, Samsung Galaxy M10 hingga Samsung A30 dan A50

5. Ge Fei (China)

Kejuaraan Dunia 1997: ganda putri (bersama Gu Jun) dan ganda campuran (bersama Liu Yong)

6. Kim Dong-moon (Korea Selatan)

Kejuaraan Dunia 1999: ganda putra (bersama Ha Tae-kwon) dan ganda campuran (bersama Ra Kyung-min)

7. Gao Ling (China)

Kejuaraan Dunia 2001: ganda putri (bersama Huang Sui) dan ganda campuran (bersama Zhang Jun)

Kejuaraan Dunia 2014: ganda putri (bersama Tian Qing) dan ganda campuran (bersama Zhang Nan)

Kejuaraan Dunia 2015: ganda putri (bersama Tian Qing) dan ganda campuran (bersama Zhang Nan)

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved