Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kini Tembus Peringkat 2 Dunia, Hendra Setiawan Berpeluang Samai Rekor Juara Dunia Liliyana Natsir

Hendra Setiawan berpeluang menyamai jumlah gelar juara dunia yang diraih Liliyana Natsir pada Kejuaraan Dunia BWF 2019 di Basel

Editor: Anita Kusuma Wardana
@badminton.ina
Kini Tembus Peringkat 2 Dunia, Hendra Setiawan Berpeluang Samai Rekor Juara Dunia Liliyana Natsir 

2007: ganda putra bersama Markis Kido

2013: ganda putra bersama Mohammad Ahsan

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (Instagram)
Hanya Ada 1 Pebulu Tangkis Indonesia Bisa Raih 2 Titel dalam Satu Kejuaraan Dunia BWF, Siapa Dia?

Kejuaraan Dunia Bulutangkis BWF 2019 akan berlangsung pada 19-25 Agustus 2019 di St Jakobshalle, Basel, Swiss.

Hasil undian alias drawing pertandingan pun telah dirilis BWF sejak Senin (5/8/2019) kemarin.

Dengan begitu, para kontestan sudah bisa menghitung peluang sekaligus mempersiapkan diri mereka demi meraih hasil optimal pada Kejuaraan Dunia BWF 2019.

Indonesia sendiri mengirimkan 16 wakilnya yang akan bertanding di lima sektor Kejuaraan Dunia BWF 2019.

Baca: Daftar Lengkap 16 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis, Sektor Ganda Putra Jadi Andalan

Baca: 3 Link Live Streaming Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018, Nonton Aksi 11 Wakil Indonesia di Sini

Bicara mengenai hasil optimal, ada sejumlah pemain yang pernah merasakan manisnya raihan gelar juara lebih dari satu dalam satu penyelenggaraan.

Sosok terakhir yang mampu melakukan pencapaian ini adalah eks pebulu tangkis ganda asal China, Zhao Yunlei.

Sejarah mencatat, Zhao Yunlei pernah dua kali meraih dua medali emas dalam satu penyelenggaraan kejuaraan dunia.

Zhao yang bermain pada nomor ganda putri (berpasangan dengan Tian Qing) dan ganda campuran (bertandem dengan Zhang Nan) membukukan prestasi tersebut pada tahun 2014 dan 2015.

Zhao bukanlah satu-satunya pebulu tangkis China yang memiliki pencapaian prestisius ini.

Selain dia, masih ada tiga pemain lagi yang mampu melakukannya, termasuk Gao Ling pada Kejuaraan Dunia 2001.

Berbeda dengan China yang seakan tak berhenti melahirkan sosok-sosok juara di antara juara pada kejuaraan dunia, Indonesia baru satu kali memiliki kesempatan tersebut.

Legenda bulu tangkis Indonesia, Christian Hadinata.
Legenda bulu tangkis Indonesia, Christian Hadinata. (Bola)
Pencapaian prestasi tinggi ini ditorehkan Christian Hadinata pada Kejuaraan Dunia 1980.

Kala itu, Christian Hadinata yang turun pada nomor ganda putra dan ganda campuran sukses meraih gelar juara.

Sosok yang akrab disapa Koh Chris tersebut memenangi titel kampiun dunia ganda putra 1980 bersama Ade Chandra.

Christian Hadinata dan Ade Chandra
Christian Hadinata dan Ade Chandra (BWF)
Halaman
1234
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved