Elpiji 3 Kg Langka, Begini Antrean Warga di Salenrang Maros
Puluhan warga Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), antri untuk membeli elpiji 3 kg, Jumat (9/8/2019).
Penulis: Amiruddin | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-MAROS.COM, BONTOA - Puluhan warga Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), antre untuk membeli Elpiji 3 Kg, Jumat (9/8/2019).
Warga setempat ngantri, untuk membeli elpiji pada operasi pasar yang dilaksanakan Pemkab Maros bekerjasama dengan Pertamina.
Antrian warga tersebut, terlihat di salah satu kios yang ada di Jl Poros Maros-Pangkep.
Baca: Bareng Hatta Rahman, Ketua DPRD Maros Bakal Salat Iduladha di Tempat Ini
Warga Salenrang, Nurbaety, mengatakan ia beserta warga lainnya rela antre demi mendapatkan elpiji 3 kg.
Pasalnya, beberapa pekan terakhir ia mengaku kesulitan memperoleh elpiji 3 kg.
Harganya pun kata dia, melonjak drastis hingga Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu.
Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET), elpiji 3 kg hanya Rp 15.500.
"Di sini harganya hanya Rp 15.500 per elpiji. Sangat berbeda dengan harga di sejumlah pengecer, yang melonjak drastis," kata Nurbaety, kepada tribun-maros.com.
Nurbaety menambahkan, kebutuhan elpiji 3 kg langka di Maros, gegara tingginya kebutuhan jelang lebaran Iduladha.
Hari raya Iduladha diperkirakan jatuh pada Minggu, 11 Agustus mendatang.
"Kita hanya perlihatkan foto copy KTP, dan bisa membeli satu elpiji 3 kg," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Maros, Kamaluddin, mengatakan operasi pasar sengaja digelar untuk membantu warga.
Utamanya dalam menyambut hari raya Iduladha.
Selain di Salenrang, operasi pasar sebelumnya juga digelar di Turikale dan Maros Baru.
Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/antrean-warga-untuk-peroleh-elpiji-3-kg.jpg)