Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wiki

TRIBUNWIKI: Ini Lirik Lagu Anging Mamiri, Lagu Makassar Fenomenal, Lengkap Terjemahannya

Dalam bahasa Indonesia, judul lagu ini diterjemahkan menjadi "Wahai Angin".

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Lanskap Kota Makassar, Sulawesi Selatan, saat diabadikan dari udara menggunakan drone di atas Pantai Losari, Kecamatan Ujung Pandang, Selasa (1/3/2016). Makassar layak jadi Ibu Kota Negara. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Setiap daerah memiliki lagu bahasanya masing-masing.

Biasanya lagu-lagu tersebut bertemakan kecintaan terhadap daerah itu sendiri, kehidupan, ataupun percintaan legendaris.

Di Sulawesi Selatan, memiliki lagu bahasa Makassar yang sangat fenomenal.

Dan begitu inspiratif bagi siapun yang mendengarnya.

Lagu tersebut berjudul "Anging Mamiri".

"Anging Mammiri" adalah sebuah lagu daerah yang berasal dari Suku Makassa di Sulawesi Selatan.

Dalam bahasa Indonesia, judul lagu ini diterjemahkan menjadi "Wahai Angin".

Keindahan melodi lagu ini pun menjadikan lagu "Anging Mammiri" pengiring sebuah tarian yang bernama sama, yakni Tari Anging Mammiri.

Selain itu, keindahan melodi lagu ini pun menjadikan lagu ini inspirasi sebagai bahan pelajaran bagi guru pada bidang seni suara, terutama di tingkatan Sekolah Dasar.

Lagu ini memiliki makna melalui irama lembut dan mellow-nya.

Kedua irama tersebut memberi kesan para perantau Bugis untuk selalu mengingat kampung halamannya.

Berikut lirik lagu dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia dilansir dari wikipedia:

Bahasa Makassar

Anging mammiri ku pasang

Pitujui tontonganna

Tusarroa takkaluppa

E, aule

Namangngu'rangi

Tutenayya, tutenayya pa'risi'na

Battumi anging mammiri

Anging ngerang dinging-dinging

Namalantang saribuku

E, aule

Mangerang nakku

Nalo'lorang, nalo'lorang je'ne mata

Terjemahan Bahasa Indonesia


Wahai angin yang bertiup semilir

Sampaikanlah hingga ke jendela rumahnya

Pada dia yang sering melupakan

Eaule,

Hingga dia dapat teringat

Si dia yang tak memiliki simpati

Datanglah wahai angin yang bertiup semilir

Angin yang membawa rasa dingin

Yang menusuk hingga ke sumsum tulang

Eaule,

Agar dia teringat

Bercucuranlah, bercucuranlah air mata

Sumber berita: Olah sendiri
Capt: TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Anjungan Pantai Losari yang terekam dari udara menggunakan drone di Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Selasa (1/3/2016). Pantai yang terletak di sebelah barat kota Makassar ini menjadi tempat bagi warga Makassar untuk menghabiskan waktu pada pagi, sore dan malam hari menikmati pemandangan matahari tenggelam yang sangat indah

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved