Jokowi Lagi Bad Mood, Kemarin Marahi Pimpinan PLN, Hari Ini Ancam Copot Pangdam dan Kapolda

Jokowi Lagi Bad Mood, Kemarin Marahi Pimpinan PT PLN, Hari Ini Ancam Copot pangdam dan Kapolda

Jokowi Lagi Bad Mood, Kemarin Marahi Pimpinan PLN, Hari Ini Ancam Copot Pangdam dan Kapolda
KOMPAS.com/Fabian Januarius Kuwado
Jokowi Lagi Bad Mood, Kemarin Marahi Pimpinan PLN, Hari Ini Ancam Copot Pangdam dan Kapolda 

TRIBUN-TIMUR.COM - Dua hari terakhir, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepertinya lagi dalam kondisi hati yang tidak baik.

Jika kemarin ayah Gibran Rakabuming ini memarahi Direksi PT PLN akibat mati lampu di DKI, Jawa Barat dan Banten, hari ini kakek Jan Ethes itu mengancam akan mencopot aparat di daerah yang tak mampu mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Tidak tanggung-tanggung, Jokowi sampai mengeluarkan ultimatum copot pangdam dan Kapolda di daerah.

Sepertinya mantan pasangan Ahok di Gubernur DKI Jakarta lalu itu lagi Bad Mood.

Copot Pangdam dan Polda

Jokowi mengancam mencopot jabatan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) dan Kapolda yang tidak mampu mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada peserta rapat koordinasi nasional pengendalian karhutla tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

"Aturan main kita tetap masih sama, saya ingatkan kepada Pangdam, Danrem, Kapolda, Kapolres, aturan yang saya sampaikan 2015 masih berlaku (copot jabatan tak bisa atasi karhutla)," papar Jokowi.

"Saya kemarin sudah telepon Panglima TNI, saya minta copot yang tidak bisa mengatasi. Saya telepon lagi tiga atau empat hari yang lalu ke Kapolri, copot kalau enggak bisa mengatasi kebekaran hutan dan lahan," sambung Jokowi.

Serda Imam Effendi (tengah) dan dua prajurit TNI AD lainnya sedang makan siang di tumpukan kayu bekas terbakar di lahan yang sudah mereka padamkan di Desa Bedagu, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, Sabtu (3/8/2019).()
Serda Imam Effendi (tengah) dan dua prajurit TNI AD lainnya sedang makan siang di tumpukan kayu bekas terbakar di lahan yang sudah mereka padamkan di Desa Bedagu, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, Sabtu (3/8/2019).() (KOMPAS.com/Idon Tanjung)

Jokowi menjelaskan, kerhutla pada 2015 dan tahun sebelum-sebelumnya hampir terjadi di semua provinsi yang kerugiannya mencapai Rp 221 triliun atas lahan terbakar seluas 2,6 juta hektare.

Halaman
1234
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved