Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wiki

TRIBUNWIKI: Mengenal Silas Papare, Pahlawan dari Timur Indonesia

Berbicara tentang pahlawan, ada satu nama yang mungkin bagi sebagian orang terdengan asing.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
wikipedia
Silas Papare 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kemerdekaan Indonesia saat ini tidak akan tercapai tanpa adanya jasa para pahlawan.

Seperti diketahu berpuluh-puluh tahun Indonesia di jajah oleh bangsa asing.

Meski dengan keterbatasan persenjataan,Indonesia tetap berdiri kokoh hingga saat ini.

Berbicara tentang pahlawan, ada satu nama yang mungkin bagi sebagian orang terdengan asing.

Dilansir dari sosok id, bila di ujung Barat Indonesia, Aceh memiliki Cut Nyak Dien sebagai pahlawan nasional asli dari Aceh, demikian pula dengan ujung timur Indonesia.

Papua, Provinsi paling timur Indonesia ini juga menjadi tanah kelahiran bagi beberapa pahlawan nasional.

Salah satunya adalah Silas Papare, mungkin terdengar asing, namun atas jasanya membuat Papua menjadi bagian dari Indonesia.

"Jangan Sanjung Aku, Tetapi Teruskanlah Perjuanganku" adalah kalimat yang sering ia ucapkan.

Masa Kecil

Melansir Kompas.com, Silas Papare adalah keturunan asli Papua yang lahir di Serui tahun 1918.

Papare kecil mengenyam pendidikan di sekolah Zending, setelah selesai dari situ ia melanjutkan pendidikan juru rawat.

Setelah lulus sekolah ia sempat bekerja di rumah sakit Serui selama 3 tahun.

Kemudian ia pindah kerja di Sorong sebagai pegawai perusahaan minyak di sana sampai awal tahun 1942 saat Jepang menduduki Indonesia.

Papare kembali ke Serui untuk menjadi petani.

Pada tahun 1944 Silas pernah direkrut oleh Amerika sebagai mata-mata untuk membantu Amerika mengusir Jepang dari Irian (sebelum Papua).

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved