Gegara #MatiLampuLagi, Jokowi Marahi Pejabat PLN, Disaksikan 4 Menteri, Jokowi: Ada Back Up Plan?
Setelah mendapat penjelasan, Presiden Jokowi menyemprot Dirut PT PLN Sripeni Inten Cahyani yang baru dua hari lalu dilantik.
Gegara #MatiLampuLagi, Jokowi Marahi Pejabat PLN, Disaksikan 4 Menteri, Jokowi: Itu Jadi Pelajaran!
TRIBUN-TIMUR.COM - Pemadaman listrik di sebagian besar wilayah Pulau Jawa dan Bali, membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke kantor pusat PLN.
Jokowi pun mendapat penjelasan detail soal penyebab listrik padam di Pulau Jawa-Bali, dari Direktur Utama PT PLN Sripeni Inten Cahyani.
Namun setelah mendengarkan penjelasan tersebut, Presiden Jokowi menyemprot Dirut PT PLN Sripeni Inten Cahyani yang baru dua hari lalu dilantik.
Baca: Inilah Plt Dirut PLN Sripeni Inten, 2 Hari Menjabat Disemprot Jokowi Soal Listrik Padam di Jakarta
Baca: Gegara Mati Lampu Pengantin Baru Habiskan Malam Pertama dengan Pria Bukan Suaminya
Saat itu, hadir Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.
Turut hadir Kepala Badan Siber dan Sandi Negara ( BSSN) Hinsa Siburian saat JOkowi mendatangi kantor pusat PT PLN di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019).
Dikutip dari TribunJakarta.com di tayangan langsung Kompas TV, Jokowi sempat mengatakan PLN semestinya harus punya rencana cadangan dalam menghadapi permasalahan.
"Pemadaman total Minggu kemaren dan dalam menajemen besar seperti PLN, ini mesti menurut saya ada tata kelola risiko-risiko yang dihadapi, dengan manajemen besar, tentu saja ada back up plan," ucap Jokowi.
"Pertanyaan saya kenapa itu tidak dikerjakan dengan cepat dan baik," tambahnya.
Baca: Cari HP Harga Rp 3 Jutaan dengan Spesifikasi Terbaik, Bandingkan Samsung Galaxy M30 versus Vivo S1
Baca: Akhirnya Vivo Z1 Pro Meluncur di Indonesia, Ponsel Game dengan Harga Rp 3 Jutaan, Ini Spesifikasinya
Jokowi menjelaskan di tahun 2002 peristiwa mati listrik sepulau Jawa dan Bali juga pernah terjadi.
Ia menyayangkan mengapa PLN tak menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran di 2019 ini.
"Saya tahu peristiwa seperti ini pernah kejadian di tahun 2002, 17 tahun lalu di Jawa dan Bali," ucap Jokowi.
"Mestinya itu bisa dipakai sebagai sebuah pelajaran, jangan sampai kejadian. Namun malah terjadi lagi," tambahnya.
Rusak Reputasi PLN
Presiden ketujuh itu mengatakan, peristiwa mati listrik ini dapat merusak reputasi PLN di mata publik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/inilah-plt-dirut-pln-sripeni-inten-2-hari-menjabat-disemprot-jokowi-soal-listrik-padam-di-jakarta.jpg)