3 Dosen UNM Ini Ajari Warga Barru Pengelolahan Gula Aren

Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta yang tergabung dari ibu PKK dan Majelis Taklim Nurul Huda di Desa Gattareng, Kabupaten Barru, pada Senin (5/8/20

3 Dosen UNM Ini Ajari Warga Barru Pengelolahan Gula Aren
Tirta
Saat Pelatihan keterampilan mengenai Diversifikasi Olahan Gula Aren Desa Gattareng, Kabupaten Barru, pada Senin (5/8/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru memiliki sumber daya alam yang melimpah. Salah satunya adalah potensi bahan gula aren.

Melimpahnya gula aren yang dijajakan masyarakat, mendorong dosen Universitas Negeri Makassar (UNM), Laelah Azuzah, Pince Salempa, dan Ernawati S. Kaseng, yang tergabung dalam tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) memberikan pelatihan keterampilan mengenai Diversifikasi Olahan Gula Aren.

BREAKING NEWS : Jelang Kedatangan Persija, Baracuda Siaga di Bandara Sultan Hasanuddin

TRIBUNWIKI: Monginsidi Jadi Nama Jalan Utama di Makassar, Ini Profil dan Sejarah Kepahlawanannya

Jelang Pembahasan APBD P 2019 dan APBD 2020, Amran Mahmud Parkir Kepala BPKAD

RAMALAN ZODIAK Senin 5 Agustus 2019: Pisces Dapat Pujian & Capricorn Temukan Pasangan Sempurna

Lahan di Matalalang Kepuluan Selayar Terbakar

Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta yang tergabung dari ibu PKK dan Majelis Taklim Nurul Huda di Desa Gattareng, Kabupaten Barru, pada Senin (5/8/2019).

Ernawati S Kaseng, mengatakan pelatihan tersebut dilakukan guna meningkatkan nilai jual gula aren yang banyak ditemui di Desa Gattareng.

"Pengolahan gula aren menjadi gula semut, gula cetak mini, dan olahan aneka kue berbahan gula semut seperti dodol, tenteng, dan kue tettu, yang nantinya akan dikemas sehingga menarik dan bernilai ekonomis," katanya dalam rilis yang diterima Tribun Timur, (5/8/2019).

Saat Pelatihan keterampilan mengenai Diversifikasi Olahan Gula Aren Desa Gattareng, Kabupaten Barru, pada Senin (5/8/2019).
Saat Pelatihan keterampilan mengenai Diversifikasi Olahan Gula Aren Desa Gattareng, Kabupaten Barru, pada Senin (5/8/2019). (Tirta)

Disamping itu, diharapkan gula aren nantinya akan dikelola sebagai ekonomi mandiri oleh ibu-ibu PKK dan majelis taklim.

Sekretaris Camat Pujananting, Abdul Rahman, mengapresiasi kegiatan ini. Ia juga berharap dengan adanya pelatihan ini, dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Saya sangat mendukung ya adanya pelatihan ini. Semoga pelatihan ini bisa membantu perekonomian masyarakat Pujananting, khususnya di Desa Gattareng," katanya.

Selain di Kabupaten Barru sebagai penghasil gula merah juga beberapa kabupaten lainnya di Sulawesi selatan seperti Kabupaten Gowa , Bulukumba dan Kabupaten Sinjai. (*)

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

BREAKING NEWS : Jelang Kedatangan Persija, Baracuda Siaga di Bandara Sultan Hasanuddin

TRIBUNWIKI: Monginsidi Jadi Nama Jalan Utama di Makassar, Ini Profil dan Sejarah Kepahlawanannya

Jelang Pembahasan APBD P 2019 dan APBD 2020, Amran Mahmud Parkir Kepala BPKAD

RAMALAN ZODIAK Senin 5 Agustus 2019: Pisces Dapat Pujian & Capricorn Temukan Pasangan Sempurna

Lahan di Matalalang Kepuluan Selayar Terbakar

Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved