Peringatan Hari Jadi ke-474 Majene, FPTM Wahana Gali Nilai Budaya Mandar

Peringatan hari jadi kota pusat layanan pendidikan Sulbar ini dimeriahkan dengan Festival Pesona Teluk Mandar (FPTM).

Peringatan Hari Jadi ke-474 Majene, FPTM Wahana Gali Nilai Budaya Mandar
Pemkab Majene
Tarian empat etnis yang ditampilkan kelas tari Ko'bianda Kaka'u di panggung Festival Pesona Teluk Mandar di Stadion Prasamya Mandar Majene, Kamis (1/8/2019) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE -- Rangkaian peringatan Hari Jadi Majene ke 474 mulai bergulir.

Peringatan hari jadi kota pusat layanan pendidikan Sulbar ini dimeriahkan dengan Festival Pesona Teluk Mandar (FPTM).

Pemenuhan Hak-hak Politik Masyarakat di Sulbar Menurun

PSM Kalah dari Bali United, Rasyid Bakri Minta Maaf dan Fokus Jamu Persija

Foto-foto Gunung Tangkuban Perahu Erupsi Lagi Pagi ini, Status Gunung Api Dinaikkan

Jadwal dan Sinopsis Film Layar Lebar di Bioskop XXI M’Tos

Ada Empat Film Layar Lebar di Bioskop XXI Nipah Mal, Ini Sinopsis dan Jadwalnya

Pembukaan FPTM berlangsung di Stadion Prasamya Mandar Majene, Kamis malam (1/8/2019). Malam pembukaan ini diawali penampilan tarian empat etnis dari kelas tari Ko'bianda Kaka'u.

Plh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Aris Munandar menyampaikan, FPTM ini berlangsung untuk tahun ketiga.

Festival itu merupakan wahana menggali nilai budaya di Majene dan tanah Mandar.

"FPTM dilaksanakan mulai 1 Agustus hingga 20 Agustus 2019, dengan berbagai even acara yang bervariasi," jelas putra mantan Bupati Majene dua periode, Kalma Katta ini.

Tarian empat etnis yang ditampilkan kelas tari Ko'bianda Kaka'u di panggung Festival Pesona Teluk Mandar di Stadion Prasamya Mandar Majene, Kamis (1/8/2019)
Tarian empat etnis yang ditampilkan kelas tari Ko'bianda Kaka'u di panggung Festival Pesona Teluk Mandar di Stadion Prasamya Mandar Majene, Kamis (1/8/2019) (Pemkab Majene)

Bupati Majene, Fahmi Massiara mengatakan, Festival Pesona Teluk Mandar menjadi aksi nyata pelestarian seni dan budaya.

Diharapkan even ini membangkitkan semangat masyarakat untuk mencintai seni, budaya, adat dan tradisi daerah.

Even tahunan ini diharapkan pula dapat memotivasi masyarakat untuk menggali, melestarikan dan mengembangkan nilai budaya.

"Yang hidup, tumbuh dan berkembang di dalam kehidupan masyarakat Majene," ujar Fahmi.

Halaman
12
Penulis: edyatma jawi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved