Pemprov Sulsel Bakal Beralih ke Layanan Smart Office, Ini Penyebabnya
Salah satu keunggulan dari program smart office ini adalah adanya layanan tandatangan digital.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Komunikasi, Informasi Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) bakal menerapkan program Smart Office.
Salah satu keunggulan dari program smart office ini adalah adanya layanan tandatangan digital.
Kabid Persandian Diskominfo SP, Yulianus Sonda mengatakan dengan tanda tangan digital ini, akan mempermudah segala urusan di pemerintahan khususnya perizinan.
"Pastinya pelayanan lebih cepat dan hemat biaya," ujar Yulianus, ditemui di kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (2/8/2019).
2 HP Ini Pakai Kamera Pop Up, Pilih Realme X atau Vivo V15 Pro? Ini Spesifikasi Lengkap, Anda PIlih?
Delegasi PIFAF Disambut Antusias Pelajar Kecamatan Bulo
FOTO: PT Vale Gandeng Desa Kembangkan Tanaman Herbal
Ia menyebutkan smart office ini atas dasar Pergub no 29 tahun 2019, yang dikuatkan dalam UU ITE.
Agar program ini berjalan lancar, Kominfo melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada administrator yang diutus oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Sudah empat hari kita adakan kegiatan pelatihan untuk smart office ini. Kita berupaya ini bisa diterapkan di 2020,"katanya.
Smart office ini lanjutnya juga mencegah terjadinya pungut liar dalam proses pelayanan administrasi pemerintahan.
Ia menambahkan di era digital seperti ini lanjut Yulianus adalah era serba cepat.
"Tak ada lagi pelayanan tertunda hanya karena kadis atau pejabat bersangkutan diluar kota. Dengan program ini, semua bis terlayani meski pejabat itu diluar," kata Yulianus.
Car kerja program yang diaplikasikan melalui fitur yang ada di smartphone menyediakan layanan disposisi hirarkir melalui database yang ada di aplikasi smartphone.
Setiap tandatangan para pengguna anggaran (PA) akan disave melalui aplikasi yang dilindungi oleh Cover Security.
2 HP Ini Pakai Kamera Pop Up, Pilih Realme X atau Vivo V15 Pro? Ini Spesifikasi Lengkap, Anda PIlih?
Delegasi PIFAF Disambut Antusias Pelajar Kecamatan Bulo
FOTO: PT Vale Gandeng Desa Kembangkan Tanaman Herbal
* Blue Power
Terkait dengan Smart Office, Blue Power Technology (BPT), salah satu distributor infrastruktur Teknologi Informasi (TI) terbesar di Indonesia, meluncurkan One Future of Interconnected workspace for Smart workforce (OFIS).
OFSIS menjadi solusi smart office terbaik yang memberikan pelayanan end-to-end untuk membangun lingkungan kerja yang cerdas dan digitalized.
Hal itu bagi perusahaan dan pengelola gedung perkantoran di Indonesia.
Solusi OFIS ini menawarkan beragam fasilitas pendukung yang terintegasi, mencakup ruang kerja modern.
Juga tingkat keamanan dan kenyamanan yang telah dilengkapi dengan teknologi Internet of Things (IoT) serta ekosistem kerja hemat energi.
Dikuti Tribunnews.com, OFIS juga memberikan layanan untuk desain ruangan kerja estetis yang dilengkapi dengan perlengkapan teknologi mutakhir untuk tingkatkan produktivitas bekerja.
Solusi OFIS menjadi salah satu penerapan teknologi Internet of Things di era digital workforce yang membuat ruang kerja menjadi cerda.
2 HP Ini Pakai Kamera Pop Up, Pilih Realme X atau Vivo V15 Pro? Ini Spesifikasi Lengkap, Anda PIlih?
Delegasi PIFAF Disambut Antusias Pelajar Kecamatan Bulo
FOTO: PT Vale Gandeng Desa Kembangkan Tanaman Herbal
Memungkinkan kolaborasi antara pekerja dengan connected device .
Juga meningkatkan produktivitas mereka sehingga karyawan merasa nyaman bekerja di kantor.
Selain itu, di kantor yang cerdas, teknologi juga membantu orang berkomunikasi dengan lebih baik.
Sensor dapat mengetahui apakah seseorang ada di dalam gedung, di mana tepatnya mereka berada pada saat tertentu.
Memberi tanda bahaya atau informasi otomatis untuk evakuasi saat kebakaran dan mempermudah kegiatan rapat atau presentasi sesuai yang diharapkan.
Maka dapat dipastikan bahwa ruang kerja cerdas yang ditawarkan melalui solusi OFIS.
Bukan hanya tingkatkan efisiensi operasional kantor yang hemat energi, tetapi juga tingkatkan efisiensi karyawan dalam bekerja.
Erwin Urip, selaku Direktur Blue Power Technology mengatakan, saat yang tepat bagi perusahaan untuk berinsiatif menyediakan dan membangun ruang kerja yang cerdas.
ruang kerja dalam konsep besar Green Building untuk meningkatkan kualitas, produktivitas dan efesiensi.
Hal itu dalam bekerja dengan mengurangi segala kesalahan yang mungkin terjadi.
"Solusi OFIS membantu pemilik ruang perkantoran dan karyawannya menghemat waktu kerja dan pemakaian energi," katanya.
2 HP Ini Pakai Kamera Pop Up, Pilih Realme X atau Vivo V15 Pro? Ini Spesifikasi Lengkap, Anda PIlih?
Delegasi PIFAF Disambut Antusias Pelajar Kecamatan Bulo
FOTO: PT Vale Gandeng Desa Kembangkan Tanaman Herbal
"Serta menyederhanakan proses bekerja, melalui koneksi antar device dan tentu saja dapat meningkatkan produktivitas dan performa kerja karyawan,” ujarnya.
Solusi OFIS ini dihadirkan seiring dengan telah diumumkannya Rencana Induk Konservasi Energi Nasional (RIKEN), tentang target Kementerian Energi dan Mineral Sumber Day.
Rencana itu terkait penghematan energi, yakni sebesar 15 persen untuk sektor bangunan komersial pada tahun 2025.
Perihal tersebut juga diperkuat dengan adanya Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (Permen PU) 02/2015 untuk menyelenggarakan Green Building. (*)
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur: