4 Golfer Sulsel Lolos PON XX-2020 Papua, Ismail Masuk 3 Besar

Sebagai tuan rumah, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PGI Sulsel Yunus Kadir mengatakan, 134 pegolf akan berebut kuota 65 atlet yang akan berlaga di

4 Golfer Sulsel Lolos PON XX-2020 Papua, Ismail Masuk 3 Besar
Ismail
Ismail paling kanan menjadi salah satu dari empag golfer Sulsel yang lolos PON XX-2020 Papua 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 134 pegolf dari 28 provinsi bersaing pada pra-Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) XX-2020 Papua di Padi Valley Golf Club, Gowa selama dua hari (30-31/7/2019).

Sebagai tuan rumah, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PGI Sulsel Yunus Kadir mengatakan, 134 pegolf akan berebut kuota 65 atlet yang akan berlaga di PON XX-2020.

"Total golfer yang ikut 100 pria dan 34 wanita. Merebutkan kuota 49 pria dan 16 wanita," kata Yunus yang ditemui belum lama ini.

Tuntut Kepsek Dicopot, Siswa dan Guru SMAN 1 Sampaga Mamuju Kompak Segel Sekolah

Balita Lantamal VI Makassar Diberi Vitamin oleh DJA II, Ini Tujuannya

Beredar Foto Jadul Istri Presiden Iriana, Liat Gaya Rambut, Cara Duduk dan Kumis Jokowi

Dari 134 golfer, lima di antaranya dari Sulsel. Sebanyak 4 pria yakni Rahman H, Hamid R, Zaenal, dan Ismail. Sedangkan 1 wanita bernama Viana.

Selama dua hari berjalan Pra-Porda berlangsung. Empat dari lima golfer asal Sulsel berhasil lolos.

Sekretaris Jenderal PGI Sulsel Suhardi mengatakan, keempatnya merupakan lelaki semua.

"Selamat kepada Rahman H, Hamid R, Zaenal, dan Ismail yang lolos. Buat Viana bisa coba dan jangan putus asa. Masih banyak waktu, apalagi kan masih SMP," kata Hardi sapaannya yang dihubungi, Kamis (1/8/2019).

Menurutnya, 4 golfer Sulsel yang lolos PON sudah sesuai ekspetasi. Apalagi di PON sebelumnya PGI Sulsel hanya loloskan 3 orang. Artinya ada peningkatan kan.

Tuntut Kepsek Dicopot, Siswa dan Guru SMAN 1 Sampaga Mamuju Kompak Segel Sekolah

Balita Lantamal VI Makassar Diberi Vitamin oleh DJA II, Ini Tujuannya

Beredar Foto Jadul Istri Presiden Iriana, Liat Gaya Rambut, Cara Duduk dan Kumis Jokowi

Terlepas dari itu, Hardi menilai, masih perlu dilakukan peningkatan, baik dari fisik maupun mental.

"Kami akan fokus pada psikologis dan jam terbang, oleh karena itu kita akan ikutkan mereka di Kejurnas (kejuaraan nasional)," katanya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved